Part sebelumnya klik di sini
Bagian terakhir akan membahas bagaimana AI dan audit saling berhubungan untuk membentuk masa depan audit yang baik. Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai hubungannya dan bentuk manfaat yang sudah ada, maka sekarang akan dibahas mengenai tantangan hingga dampak AI terhadap peran auditor.
Jadi, sekalipun banyak peran yang dapat diambil dari penggunaan AI, namun ternyata, audit dengan AI juga mengalami banyak tantangan. Pertama Adalah kualitas sumber datanya. Jika data yang diberikan terlalu buruk, dapat menyebabkan pengelolaan data menjadi tidak maksimal. Kemudian penggunaan algoritma yang kurang tepat juga akan menghasilkan data yang tidak baik. Di sisi lain, pemahaman auditor juga menjadi penting, karena auditor Adalah mitra erat dari penggunaan AI di lingkungan audit. Salah satu nya Adalah menggunakan professional judgment untuk penggunaan AI. Issa, et al. (2016) menegaskan jika auditor harus tetap menggunakan professional judgment dalam menafsirkan hasil yang dibuat oleh AI.
Melalui kehadiran AI, peran auditor bergeser dari pemeriksa-pemeriksa yang sifatnya manual, menjadi analis dan pengambil kebijakan. Sehingga, auditor dituntut ke depannya untuk dapat memahami berbagai sistem AI, data analytics hingga penggunaan AI yang bertanggungjawab dan beretika.
Kolaborasi antara auditor dan AI akan menghasilkan hasil audit yang lebih maksimal, berfokus dan lahirnya terobosan-terobosan baru yang dapat membawa perbaikan bagi Perusahaan.
Referensi:
- Issa, H., Sun, T., & Vasarhelyi, M. A. (2016). Research ideas for artificial intelligence in auditing: The formalization of audit and workforce supplementation. Journal of Emerging Technologies in Accounting, 13(2), 1–20. https://doi.org/10.2308/jeta-10511
