Loading
Loading...
Menu BINUS

Skeptisisme Profesional: Kenapa Auditor Tidak Boleh Mudah Percaya?

Skeptisisme profesional adalah tanggung jawab seorang auditor untuk selalu waspada saat melakukan tugas audit untuk mendeteksi adanya penipuan. Hal ini berarti seorang auditor harus memiliki sifat yang skeptis, memiliki pengetahuan tentang lingkungan yang mungkin ada pernyataan yang salah dan melakukan analisis kritis terhadap bukti. Maka, auditor tidak boleh menerima pernyataan klien secara mentah-mentah.

Ada beberapa bukti empiris yang mendukung hal tersebut. Dalam sebuah studi terhadap firma akuntansi publik di Jakarta Timur ditemukan bahwa keraguan profesional memiliki dampak positif yang signifikan terhadap deteksi penipuan oleh para auditor. Kemudian adapun sebuah studi yang dilakukan terhadap firma akuntansi publik di Bandung ditemukan bahwa skeptisisme profesional serta sistem pengendalian kualitas berpengaruh terhadap deteksi penipuan. Lalu, sebuah studi yang dilakukan terhadap 446 auditor menunjukkan bahwa pengalaman berpengaruh terhadap skeptisisme profesional dan hal tersebut berperan dalam deteksi penipuan.

Alasan tidak mudah percaya:

  • Penipuan dilakukan dengan niat sehingga dari luar tampak normal.
  • Bukti harus dianalisis secara kritis bukan hanya dipercaya. Skor terendah dalam studi
    Bandung adalah dalam evaluasi kritis bukti audit.
  • Keraguan dapat didapatkan melalui pengalaman,pelatihan dan peningkatan etika.

Jadi keraguan bukan berarti mencurigai tetapi kewaspadaan yang membuat pendapat auditor dapat dipercaya.

Sumber

  • Maimunah, H., & Challen, A. E. (2025). Unveiling fraud through the auditor’s lens: Professional skepticism, competence, time constraints, and red flags. Journal of Islamic Contemporary Accounting and Business, 3(2). https://doi.org/10.30993/jicab.v3i2.565
  • Rahim, S., Ahmad, H., Widya, A., Wahyuni, N., & Junaidi, J. (2023). Auditors’ experience in financial statement fraud detection: The role of professional scepticism and idealism. Management & Accounting Review, 22(3). https://doi.org/10.24191/MAR.V22i03-08
  • Suhayati, E., & Thufailah, A. A. (2024). Fraud detection: Professional skepticism and quality control system. Jurnal Economia, 20(3), 374-387. https://doi.org/10.21831/economia.v20i1.56492
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.