Sebelumnya, sudah disampaikan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) memberikan banyak manfaat. Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai detail dari manfaat penggunaan AI untuk pengelolaan piutang.

Pertama, AI dapat digunakan untuk melakukan prediksi perilaku pembayaran dari pelanggan. Caranya, AI digunakan dengan menganalisis data historis dari pelanggan (contoh: pola pembayaran, jumlah transaksi, Riwayat keterlambatan). Vasarhelyi et al. (2015) menyatakan jika AI dapat mengidentifikasi pola-pola tersembunyi dari data keuangan yang membantu Perusahaan dapat mengantisipasi risiko piutang tak tertagih.

Kedua, AI dapat digunakan sebagai metode otomatisasi pengiriman pengingat pembayaran melalui email maupun sistem digital lainnya (dapat menyesuaikan dengan kondisi Perusahaan maupun karateristik dari pelangggan). Kokina & Davenport (2017) menyimpulkan jika otomatisasi berbasis AI akan meningkatkan efisiensi proses penagihan dan dapat mengurangi beban administrative akuntan dan dapat mempercepat penerimaan kas.

Ketiga, AI bisa dipakai untuk menilai kelayakan kredit pelanggan kepada Perusahaan. AI dapat mengkombinasikan data keuangan dan data non-keuangan untuk memberikan Kesimpulan yang komprehensif.

Selanjutnya, akan dibahas bagaimana AI membantu pengelolaan utang Perusahaan.

Referensi:

  • Kokina, J., & Davenport, T. H. (2017). The emergence of artificial intelligence: How automation is changing auditing. Journal of Emerging Technologies in Accounting, 14(1), 115–122. https://doi.org/10.2308/jeta-51730
  • Vasarhelyi, M. A., Kogan, A., & Tuttle, B. M. (2015). Big data in accounting: An overview. Accounting Horizons, 29(2), 381–396. https://doi.org/10.2308/acch-51071