Selama beberapa hari Tim Center of Excellence – Governance and Policy Studies (CGPSs) BINUS UNIVERSITY telah melakukan kegiatan community development dan uji publik di beberapa tempat. Uji publik yang dilakukan terhadap indeks tata kelola perguruan tinggi (Governance Index of Higher Education / GIHE) dan juga indeks makanan dan minuman halal. Kegiatan ini dilakukan Adalah untuk adalah untuk mensosialisasikan indeks tata kelola perguruan tinggi kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS), khususnya yang baru dan masih berkembang di Indonesia dan juga mensosialisasikan bahwa CGPSs juga bisa menmberikan pendampingan dalam rangka untuk mendapatkan sertfikat halal. Kegiatan dilakukan di beberapa tempat, yaitu di Lombok pada 16 hingga 19 April 2026 dan juga di Jogja Salatiga dan Bogor [ada pekan berikutnya. Berkaitan dengan sosialiasi index makanan halal yang aan bermanfaat bagi UMKM, maka dalam kegiatan tersebut, tim melakukan kunjungan ke bebera[a tempat UMKM dalan pemberian edukasi dan juga wawancara untuk memastikan pentingnya sertifikat halal, yaitu :
- UMKM UD Merpati Lombok
UMKM ini Kawasan Ampenan. UD. Merpati Lombok merupakam UMKM yang memproduksi 2 produk yang berasal dari olahan rumput laut yaitu dodol dan manisan agar-agar. Dalam wawancara diketahui bahwa usaha yang dijakankan ini telah memperoleh dan memiliki sertifkat halal pada tahun 2024, serta seluruh bahan yang dipergunakan untuk produksi adalah halal. Meskipun begitu, usaha dagang masih dijalankan secara tradisioanl dengan jumlah tenaga kerja yang bekerja hanya sekitar 3 orang, diantaranya sudah termasuk mahasiswa yang melaksanakan magang. UMKM ini dimiliki oleh seorang wanita asal Kajen Pekalongan yang menikah dengan warga setempat.

- Kunjungan Ke Resto Taliwang 3 Lombok
Dalam kesempatan berikutnya tim juga melakukan wawancara dengan bapak Sofyan selaku pemiliki restoran Taliwang 3. Dari diskusi yang dilakukan tersebut tersebut, didapatkan ganbaran bahwa restoran Taliwang Irama 3 telah lama memiliki sertifikat halal dimana dapat dipastikan semua makanan dan minuman yang dihidangkan di restoran tersebut telah memenuhi standar minimal halal. Proses produksi yang dijalankan juga ayam taliwang yang dilakukan di satu tempat dan masih memiliki hubungan dengan pihak keluarga, dimana proses produksi telah memenuhi standar minimal halal, yaitu sertifikat halal yang diterbitkan oleh pihak BPJH RI.

- UMKM R Bakery
UMKM ketiga yang dikunjungi Adalah Roti R Bakery, sebuah usaha roti yang sudah berjalan selama 60 tahun. Pemilik usaha yaitu Pak H. Ronni menjelaskan bahwa usahanya sudah memiliki sertifikat halal. Tetapi saat ini R Bakery sedang mengalami penurunan omset, sejak tidak lagi mendapat jatah pembelian roti untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dimana beliau sempat mendapatkan proyek tersebut Ketika di bulan Ramadhan yang lalu. Produk roti yang dijual merupakan roti-roti yang sederhana dan juga pengelolaannya masih dilakukan erdasarkan pengelolaan bersama keluarga besar Selain itu roti yang dijual juga belum memberikan daftar bahan yang dipergunakan sebagai bukti transparansi kepada para pelanggan.

- UMKM Onty Enni dan Dapoer Nena Di Jogjakarta
Dalam kesempatan melakukan kunjungan ke Jogjakarta dan juga Salatiga, maka tim CGPSs juga melakukan kunjungan ke UMKM Onty Enni dan Juga Dapoer Nena yang berada di Kawasan Perum Citra Jogjakarta. Dalam wawancara yang dilakukan ternyata terdapat fakta bahwa produk Onty Enny yang merupakan produk kue kering sudah mendapatkan sertifikat halal, akan tetapi Dapoer Nena belum mendapatkan sertifikat halal meski sudah pernah mengajukan dan mengikuti pelatihan yang diperlukan. Dalam kesempatan ini tim juga menyatakan bahwa bisa memberikan pendampingan agar UMKM belum mendapatkan sertifikat halal seperti Dapoer Nena bisa memperoleh sertfikkat halal.

