Loading
Loading...
Menu BINUS

Mengapa Menabung di Awal Bulan Lebih Efektif daripada Menunggu Uang Sisa?

Banyak orang saat ini menganggap bahwa menabung bisa dilakukan setelah seluruh kebutuhan dan keinginan terpenuhi. Padahal, cara ini memiliki kelemahan karena jumlah uang yang tersisa setiap bulan tidak selalu sama. Ketika pengeluaran meningkat, uang yang seharusnya ditabung justru ikut terpakai.

Misalnya, seseorang menerima gaji sebesar Rp5.000.000 setiap bulan dan berencana menabung Rp500.000. Namun, karena tidak langsung menyisihkan uang tersebut, ia menggunakan penghasilannya untuk berbagai kebutuhan dan keinginan. Ketika akhir bulan tiba, ternyata uang yang tersisa hanya Rp100.000. Akibatnya, target tabungan tidak tercapai.

Menabung di awal bulan membantu kita menjadikan tabungan sebagai bagian dari prioritas keuangan, bukan sekadar pilihan jika masih ada uang tersisa. Begitu menerima gaji, kita bisa langsung memisahkan sejumlah uang ke rekening tabungan sebelum menggunakannya untuk kebutuhan lain. Dengan cara ini, kita dapat mengatur pengeluaran berdasarkan uang yang tersedia setelah tabungan disisihkan. Misalnya, dari gaji Rp5.000.000, kita langsung menyimpan Rp500.000 sehingga tersisa Rp4.500.000 untuk memenuhi kebutuhan rutin, membayar tagihan, dan kebutuhan lainnya. Jumlah tabungan tidak harus selalu besar. Hal yang lebih penting adalah menyesuaikannya dengan kondisi keuangan dan melakukannya secara konsisten setiap bulan.

Di era digital, mengelola keuangan memiliki tantangan tersendiri. Saat ini kemajuan teknoligi benar-benar membuat semua terlihat lebih mudah, kemudahan transaksi nontunai, promo belanja, layanan pesan antar, hingga tren gaya hidup di media sosial dapat membuat kita lebih mudah mengeluarkan uang tanpa perencanaan.

Bukan berarti kita tidak boleh menikmati hasil kerja sendiri. Kita tetap bisa menikmatinya. Namun dalam hal ini perlu menentukan prioritas dan menentukan batas pengeluaran agar keduanya tetap seimbang.

Kita bisa memulainya dengan menentukan target tabungan yang realistis sesuai dengan penghasilan dan kebutuhan bulanan. Memisahkan uang tabungan segera setelah menerima gaji. Tidak harus dengan nominal yang besar yang terpenting bisa konsisten. Jika memungkinkan, gunakan rekening terpisah agar uang tersebut tidak tercampur dengan dana untuk transaksi sehari-hari.

Kita juga bisa membuat budgeting bulanan dan catat pengeluaran secara sederhana. Dengan cara ini, kita dapat mengetahui ke mana uang digunakan serta mengevaluasi pengeluaran yang sebenarnya bisa dikurangi.

Menabung di awal bulan membantu kita membangun kebiasaan keuangan yang lebih terencana karena tabungan sudah dialokasikan sebelum uang digunakan untuk berbagai keperluan. Di tengah gaya hidup yang semakin konsumtif, kebiasaan ini dapat membantu kita tetap menikmati hidup tanpa melupakan tujuan keuangan di masa depan.

Referensi:

  • Pradhana, I. B. (2026, October 28). 7 tips mengatur keuangan agar tabunganmu terus bertambah. Media Keuangan. https://mediakeuangan.kemenkeu.go.id/article/show/7-tips-mengatur-keuangan-agar-tabunganmu-terus-bertambah
  • Siaran Pers: OJK Dorong Budaya Menabung Sejak Dini untuk Membangun Negeri, Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2025. (n.d.). https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Hari-Indonesia-Menabung-dan-Bulan-Literasi-Keuangan-2025.aspx
  • Bank Indonesia. (n.d.). Modul 2: Budgeting. https://www.bi.go.id/id/edukasi/Documents/Buku-Panduan-Modul-Edukasi-Keuangan-Digital-Tingkat-Dasar-Modul-2-Budgeting.pdf
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.