Loading
Loading...
Menu BINUS

Apa itu Net Worth Method dalam Forensic Accounting?

Dalam investigasi keuangan, tidak semua penghasilan atau transaksi dapat ditemukan secara langsung. Bahkan bisa saja catatan transaksi tidak lengkap, dan dokumen. Karena hal inilah, pemeriksaan tidak selalu dapat dilakukan hanya dengan menelusuri satu per satu transaksi.

Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Net Worth Method. Metode ini termasuk indirect method of proof yang melihat perubahan kekayaan bersih seseorang berdasarkan aset dan liabilitas pada awal dan akhir periode. Sederhananya, seorang auditor melihat apakah perubahan kekayaan dan pengeluaran seseorang dapat dijelaskan oleh sumber dana yang diketahui.

Dasar perhitungannya berasal dari persamaan Net Worth = Assets – Liabilities. Misalnya, pada awal periode seseorang memiliki aset Rp5 miliar dan liabilitas Rp2 miliar, sehingga net worth-nya Rp3 miliar. Pada akhir periode, aset meningkat menjadi Rp9 miliar dan liabilitas menjadi Rp2,5 miliar. Net worth kemudian menjadi Rp6,5 miliar. Artinya, terjadi peningkatan net worth sebesar Rp3,5 miliar.

Angka tersebut belum dapat langsung dianggap sebagai penghasilan. Auditor masih perlu mempertimbangkan pengeluaran pribadi dan sumber dana lain. Misalnya, selama periode tersebut terdapat personal expenditures sebesar Rp1 miliar. Berarti dana yang perlu dijelaskan menjadi Rp4,5 miliar. Jika penghasilan yang dapat diverifikasi hanya Rp3 miliar, terdapat financing gap sebesar Rp1,5 miliar.

Jika dibandingkan dengan direct method yang berfokus pada transaksi atau penerimaan tertentu, Net Worth Method memberikan gambaran yang lebih luas mengenai perubahan kondisi keuangan. Metode ini menjadi relevan ketika catatan keuangan tidak lengkap atau sumber penghasilan tertentu sulit ditemukan secara langsung. Namun, hasilnya tetap bergantung pada kelengkapan data dan ketepatan dalam mengidentifikasi aset, liabilitas, sumber dana, serta pengeluaran.

Net Worth Method bukan sekadar menghitung selisih antara aset dan liabilitas. Perhitungan tersebut menjadi dasar untuk memahami dari mana dana berasal dan bagaimana dana digunakan. Jika terdapat kekayaan atau pengeluaran yang belum dapat dijelaskan, temuan tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut dengan bukti dan metode pemeriksaan lainnya.

Referensi

  • Eisenberg, P. (2018). Application of the Net Worth Method in Forensic Accounting Investigations.
  • Harvin, O., Killey, M., Davis, P. L., & Solar, D. (2021). Utilizing Methods of Proving Income in Fraud Investigations. Journal of Forensic and Investigative Accounting, 13(1), 90–101.
  • DiGabriele, J. A., Antinozzi, H. S., Russo, C., & Kunz, P. W. (2024). Taxation and Forensic Accounting: Informing Research and Practice. Journal of Forensic Accounting Research, 9(1), 213–233.
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.