Loading
Loading...
Menu BINUS

Mendorong Model Bisnis Inklusif: Dari Fokus Pemegang Saham ke Nilai bagi Seluruh Pemangku Kepentingan

ACCA menyoroti perlunya perubahan mendasar dalam cara perusahaan mendefinisikan tujuan dan nilai bisnis. Dalam laporan terbarunya, ACCA mempertanyakan relevansi model perusahaan terbatas (limited liability company) yang selama ini menjadi standar, karena dinilai terlalu berfokus pada kepentingan pemegang saham dan mengabaikan dampak terhadap lingkungan serta masyarakat.

 

Menurut laporan tersebut, struktur hukum perusahaan saat ini mendorong orientasi jangka pendek terhadap kinerja finansial, yang pada akhirnya dapat merugikan kepentingan sosial dan lingkungan. Padahal, secara ideal, aktivitas ekonomi seharusnya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketidakseimbangan ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam merancang model bisnis yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

 

Sebagai alternatif, ACCA mengusulkan model bisnis yang tidak hanya mengukur keberhasilan dari sisi keuangan, tetapi juga mempertimbangkan nilai yang dihasilkan bagi berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Pendekatan ini mencakup identifikasi pihak-pihak yang terdampak, pemahaman terhadap definisi nilai bagi masing-masing pihak, serta bagaimana aliran nilai tersebut didistribusikan secara adil. Selain itu, perusahaan juga perlu menyesuaikan sistem pelaporan, tata kelola, dan kerangka regulasi agar selaras dengan tujuan tersebut.

 

Laporan ini juga menyoroti munculnya berbagai pendekatan alternatif seperti B Corporations (B Corps) dan integrated reporting, yang mencoba menjembatani kesenjangan antara kinerja finansial dan dampak sosial. Di tengah transformasi menuju ekonomi digital yang semakin berbasis teknologi dan modal intensif, kebutuhan untuk menyeimbangkan kepentingan bisnis dan masyarakat menjadi semakin mendesak.

 

Secara keseluruhan, ACCA menegaskan bahwa masa depan bisnis tidak dapat lagi hanya berfokus pada profitabilitas semata. Perusahaan perlu mengadopsi model yang mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan.

 

Referensi:

  • ACCA. (2026). Business models must benefit society as well as shareholders. https://www.accaglobal.com/gb/en/news/2026/April/future_models.html
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.