Kemudian bagaimana cara yang perlu dilakukan dalam proses meniti karir sebagai dosen ? Untuk mengetahui langkah yang perlu dilakukan Dallam meniti karir akademik sebagai seorang dosen maka seseorang harus tahu terlebih dahulu jenjang karir yang ada sebagai seorang dosen. Seperti diketahui bahwa jenjang jabatan akademik merupakan hal yang sangat penting diketahui bila ingin memiliki karir sebagai dosen.
Pertama adalah memahami konsep jenjang karir sebagai dosen Dimana jenjang karir sebagai dosen akan selalu mengikuti konsep kenaikannya Berdasarkan jabatan fungsional dari dosen tersebut. Jabatan fungsional dosen secara urutan adalah sebagai berikut :
- Dari asisten ahli ke lector
- Dari Lekor ke Lektor Kepala
- Dari Lektor Kepala ke Profesor.
Selain itu juga terdapat mekanisme kenaikan melalui mekanisme loncat jabatan,yaitu :
- Dari asisten ahli ke lektor kepala dan
- Dari lektor ke professor.
Meskipun begitu tidak semua dosen bisa mengikuti proses loncat jabatan dengan mudah, karena hanya bisa dilakukan oleh dosen dengan kualifikasi latar belakang pendidikan doctoral atau S3. Berkaitan dengan jabatan akademik atau jenjang jabatan akademik dari dosen pada dasarnya merupakan satu kedudukan yang menunjukkan satu tugas dan juga tanggung jawab yang dimiliki dosen dalam satu satuan pendidikan tinggi. Serta dosen juga harus memenuhi syarat dan juga persyaratan yang ditetapkan untuk bisa memegang jabatan tersebut. Selain itu dalam buku ini juga terdapat perbedaan antara dosen sebagai satu profesi dengan profesi pegajar lainnya. Diantaranya adalah perbedaaan yang dimiliki antara profesi dosen dengan profesi guru, meski sama-sama merupakan profesi yang berkaitan dengan dunia Pendidikan dan juga pengajaran. Sebagai contoh adalah dari perbedaan posisi tempat bekerja Dimana dosen dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya bekerja di lingkungan perguruan tinggi seperti universitas, institute, politeknik, akademi dan juga sekolah tinggi serta tempat mengemban dalam kegiatan pembelajaran di Lembaga Pendidikan tnggi. Sementara guru dalam menjalankan tugasnya harus bekerja di lingkungan sekolah yang mencakup berbagai tibgkatan seperti PAUD, TK, SD , SMP dan juga SMA. Dari perbedaan lingkungan kerja saja dapat dilihat bahwa terdapat perbedaa dalam hak tanggung jawab antara seorang dosen dengan guru dalam menjalankan tugasnya. Dalam segi tugas juga terdapat perbedaan yang nyata antara dosen dengan guru dalam menjalankan tugasnya. Tugas yang harus dijalani oleh seorang guru adalah mendidik, mengajar, mengvaluasi dan juga melakukan bimbingan. Sedangkan tugas yang harus dijalankan oleh seorang dosen adalah mentransformasikan serta mengembangkan dan juga menyebarkan ilmu pengetahuan, teknologi serta ilmu dalam seni yang dikuasainya melalui kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Juga terdapat perbedaan antara beban kerja dosen dan juga beban kerja guru. Berkaitan dengan beban kerja dapat dikatakan bahwa beban kerja dosen bisa menjadi lebih kompleks dari beban kerja sorang guru terutama karena lingkungan pekerjaan mereka yang berada di lingkungan perguruan tingg. Meskipun begitu guru juga memiliki beban kerja yang cukup besar karena mereka dalam tugasnya melakuka pengajaran dan juga mendidik para anak-anak didiknya di tiga Tingkat pendidikan dalam berbagai level., baik SD, SMP dan juga SMA. Sementara dari sisi perlindungan dalam menjalankan pekerjaan posisi dosen dan guru merupakan pekerjaan yang memiiliki perlindungan yang berbeda. Dalam hal ini perlindungan Dalam keselamatan dan juga Kesehatan kerja dosen juga mencakup adanya perlindungan terhadap resiko gangguan keamanan kerja serta juga kemungkinan adanya kebakaran yang terjadi pada lingkungan kerja serta juga resiko lainnya yang dapat terjadi di dalam pekerjaan.
Apa sebenarnya manfaat yang dapat diperoleh untuk menjadi dosen karena pada dasarnya tidak setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi dosen. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan menjadi dosen, yaitu :
- Dosen merupakan profesi yang mulia dan juga penuh berkah. Profesi dosen, seperti dikatakan oleh penulis dalam bukunya merupakan profesi yang harus dijalankan dengan panggilan hati nurani dan juga dengan ketulusan yang tinggi karena pada dasarnya merupakan profesi yang sangat mulia. Menjadi seorang dosen tentunya diharapkan akan sangat mempengaruhi para mahasiswa dalam berpikir dan bertindak dan juga dalam mengambil Keputusan yang ada di depannya. Harus memiliki niat yang tulus dan juga sepenuh hati dan meyakini bahwa dengan menjadi dosen merupakan profresi yang memiliki keterpanggilan yang luar biasa dimana dengan menjadi dosen kita bisa turut serta dalam menghasilkan lulusan yang cerdas, berbudi luhur serta menyenangkan bagi orang tua mereka.
- Dengan menjadi dosen maka akan membantu dalam memperluas network atau jaringan yang diperlukan. Bekerja sebagai dosen merupakan pintu yang diperlukan dari brrbagai penjuru dan juga akses yang diperlukan untuk bertemu dengan berbagai orang yang diperlukan serta juga bisa aktif dalam berbagai organisasi baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan network yang luas maka akan sangat membantu dosen dalam mengembangkan karir mereka. Dengan adanya jaringan yang luas maka akan sangat membantu dosen dalam menemukan pekerjaan seperti magang dan juga kerja sama dengan industri dan juga proyek kolaborasi yang dapat dikerjakan oleh dosen tersebut.
- Menjadi dosen artinya memiliki pekerjaan jam kerja yang lebih fleksibel. Hal ini karena dosen merupakan profesi yang dalam pekerjaannya bisa memiliki kebebasan dalam hal menentukan jadwal untuk mengajar dan juga dalan melakukan penelitian sehingga hal ini membuat dikatakan dosen merupakan profesi yang bisa memiliki jam kerja yang sangat fleksibel. Fleksibel di sini bukan berarti dengan menjadi dosen membuat bebas untuk tidak menjalankan kewajibannya akan tetapi dengn jam kerja yang lebih fleksibel maka dosen berada dalam posisi yang memungkinkan mereka untuk bisa bekerja dengan lebih baik seraya juga bisa tetap memenui jadwal pribadi dan juga keluarga mereka.
- Menjalani profesi dosen artinya menjalani profesi dengan masa bakti yang lebih panjang, dengan masa bakti yang lebih panjang Dimana dosen bisa mengajar hingga usia 65 hingga 70 tahun sebelum diri dosen tersebut mencapai usia pension. Meskipun sebenarnya masa bakti dosen bisa sangat bervariasi seiring dengan kondisi Kesehatan dan juga lingkungan kerja dari dosen tersebut. Khusus untuk dosen dengan jenjang jabatan akademik professor bila sehat dan juga telah mencapai usia 70 tahun maka mereka akan mendapatkan gelar professor emeritus dan juga masih dapat mengajar. Salah satu contoohnya adalah arsitek Begawan ekonomi Indonesia yang masih ada hingga saat ini Profesor emeritus Emil Salim.
- Profesi dosen bukanlah profesi yang ditujukan untuk mendapat kekayaan. Untuk menjadi dosen haruslah diawali dengan niat yang tulus dengan harapan untuk bisa memberikan kontribusi yang nyata bag perkembangan ilmu pengetahuan.
Selain pembahasan tentang karir dan juga penghasilan yang didapat oleh seorang dosen dalam menjalani profesinya, maka yang mungkin bisa menjadi pembeda dari buku ini dibandingkan dengan buku yang lain yang mengupas tentang dosen adalah bagaimana dosen bisa meningkatkan kualitasnya di Tengah era sekarang Dimana masyarakat perhatiannya mudah terdistract atau terganggu karena berbaga hal. Diantaranya adalah : Berusaha menjadi influencer yang efektif . Dimana bila ada seorang dosen yang memiliki kemampuan untuk dapat mempengaruhi orang secara efektif maka orang tersebut pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan juga menyebarkan ilmu pengetahuan secara lebih efektif. Agar seorang dosen bisa menjadi influencer yang efektif maka diperlukan beberapa kunci keberhasilan, yaitu :
- Berfokus dan terukur. Dalam kasus ini pihak influencer haruslah memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang apa yang mereka inginkan dan juga harus berhati-hati dalam melakukan pengukuran.
- Menemukan perilaku yang penting. Mereka yang mencoba menjadi orang yang memiliki pengaruh biasanya akan mampu dalam berkonsentrasi pada sikap dan juga perilaku yang dapat sukses untuk menghasilkan sesuatu.
- Bisa menggabungkan enam sumber pengaruh yang ada dimana pengaruh yang ada akan membantu komitmen yang diperlukan untuk melakukan perubahan.
Salah satu faktor yang cukup membedakan antara buku ini dengan berbagai buku lain yang membahas tentang profesi dosen adalah adanya bagian yang membahas tentang apa saja faktor yang akan mempengaruhi kenyamanan dalam menjalankan tugas sebagai dosen. Akan tetapi bagian ini baru akan terjadi bila kita sudah memiliki keyakinan dalam menjalankan tugas sebagai dosen. Bila itu yang dirasakan oleh mereka yang memilih untuk menjalankan profesi sebagai dosen maka terdapat beberapa kenikmatan yang bisa dirasakan dalam menjalankan tugas sebagai dosen diantaranya adalah :
- Berkesempatan untuk bisa menguasai teknologi . Dengan adanya perkembangan zaman, maka seiring dengan berkembangnya peradaban dunia dengan adanya teknologi yang ada maka seorang dosen diharapkan harus bisa dan mau dalam melakukan penguassaan dalam hal teknologi yang ada. Baik teknologi yang dikategorikan sebagai software maupun teknologi yang dikategorikan sebagai teknologi hardware. Hal itu tidaklah mengherankan karena itu merupakan begian dari tuntutan pekerjaan yang haru dijalankan oleh seorang dosen di kampusnya.
- Mendapatkan kesempatan dalam pelaksanaan kemampuan dalam public speaking, atau kemampuan untuk bisa berbicara di depan umum. Seorang dosen dituntut tidak hanya bisa dalam menyampaiikan materi perkuliahan yang harus dia ajarkan dengan cara untuk mengptimalkan fungsi dan kerja yang ada dengan teknologi yang ada. Akan tetapi seorang dosen juga harus bisa untuk bisa berkomunikasi dengan para mahasiswanya sehingga para anak didiknya tersebut bisa menjadi aktif dalam setiao kegiatan yang ada di kelas
- Memiliki keterampilan dalam hal mengajarkan ilmu pengetahuan. Dalam hal ini seorang dosen tidak hanya dituntut untuk bisa memiliki kemampuan dalam berbicara di muka publik dengan baik, akan tetapi juga memiliki kemampuan dalam memberikan materi perkuliahan yang memamg sesuai dan pas bagi para mahasiswanya
- Mampu untuk bisa menepati janji. Kemampuan untuk bisa menepati janji akan semakin banyak dirasakan oleh mahasiswa, terutama jika dosen berada dalam kondisi baik dalam hal mengatur waktu dan juga bisa untuk mengantisipasi hal-hal yang berkelanjutan.
- Memiliki kemampuan yang nyata dalam menghadapi tantangan yang ada. Dosen yang cerdas adalah dosen yang mampu dan bisa dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada dalam pekerjaannnya sebagai dosen. Contohnya adalah kondisi pandemi covid 19 yang menbuat banyak terjadinya pembelajaran daring dan juga bisa menyesuaikan diri dengan cepat serta juga menjaga kelangsungan kegiatan Pendidikan agar tidak terkena dampak dari kondisi pandemi covid.
- Adanya pengalaman dan juga dedikasi. Dosen diketahui sebagai profesi yang cukup uiik dimana dedikasi atas profesi menjadi hal yang sangat penting. yang memiliki pengalaman dan dosen juga memiliki dedikasi yang baik dalam mengembangkan karir dan juga keterampilan
( Mohamad Heykal )
