Audit Modern dengan Audit Forensic: Apakah keduanya berhubungan?
Dalam dunia bisnis audit sangat berperan penting untuk dapat menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan terhadap suatu organisasi. Dalam hal ini audit berfungsi dalam melakukan identifikasi, analisis, mengumpulkan dan melakukan evaluasi bukti yang dilakukan secara independen, objektif dan bersifat professional sesuai dengan standar audit yang berlaku.
Tujuan dari audit yaitu untuk menilai kebenaran, kredibilitas, efektivitas dan efisiensi dari suatu prosedur dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Dalam konteks dengan akuntansi, audit diperlukan untuk menilai apakah informasi yang terdapat dalam laporan keuangan secara keseluruhan, mencerminkan posisi keuangan organisasi yang sudah sesuai.
Audit yang pada umumnya dilakukan merupakan audit modern yang tujuannya untuk memastikan laporan keuangan telah tersaji dengan benar untuk dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan. Dalam proses audit itu sendiri, tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan yang dilakukan demi menguntungkan pihak tertentu. Maka kita akan bahas apa hubungan dari audit modern dengan audit forensic, dan apa yang membedakan keduanya.
Audit modern adalah audit yang dilakukan untuk memeriksa laporan keuangan guna memastikan bahwa laporan tersebut disajikan secara wajar dan sesuai dengan standar yang berlaku. Audit ini biasanya dilakukan secara rutin seperti sekali dalam setahun dan dilakukan oleh auditor independen.
Sedangkan Audit forensic adalah audit yang berfokus kepada investigasi kecurangan, tindak pidana keuangan, atau perkara hukum. Audit forensic biasanya dilakukan ketika ada indikasi fraud (kecurangan) yang dilakukan seperti korupsi, penggelapan, suap, dan manipulasi pada laporan keuangan.
Keduanya saling berhubungan karena audit modern lebih berfungsi sebagai langkah pencegahan (preventive) untuk memastikan laporan keuangan disajikan secara wajar dan sesuai standar. Kemudian dalam prosesnya, auditor dapat menemukan tanda-tanda kecurangan atau “red flags”. Dan ketika ditemukan indikasi fraud atau aktivitas mencurigakan, maka audit forensic dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih dalam dan mengumpulkan bukti terkait kecurangan tersebut.
Keduanya memang bisa saja saling berhubungan, namun tentu saja memiliki fokus dan tujuan yang berbeda. Dari penjelasan masing-masing, maka dapat lihat ada perbedaan secara garis besar antara audit modern dan audit forensic yang mana terletak pada tujuan dan fokus pemeriksaannya. Modern audit bertujuan untuk memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan disajikan secara wajar dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Sementara itu, audit forensic berfokus pada investigasi terhadap dugaan kecurangan atau tindak pidana keuangan. Audit forensic dilakukan secara lebih mendalam untuk mencari bukti, menelusuri transaksi mencurigakan, serta mendukung proses hukum apabila ditemukan fraud atau pelanggaran.
Comments :