Loading
Loading...
Menu BINUS

Bagaimana Data Silo Memengaruhi Kualitas Laporan Keuangan?

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai data silo dapat terjadi ketika data tersimpan secara terpisah dan sulit dibagikan antarbagian dalam perusahaan. Kondisi ini tidak hanya menghambat proses kerja, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas informasi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan.

Data silo dapat membuat bagian akuntansi bekerja dengan data yang tidak lengkap, serta berbeda dari divisi lainnya. Data yang terpisah dapat menyebabkan data menjadi tidak konsisten dan menurunkan kualitas data. Kondisi tersebut dapat membuat perusahaan lebih sulit memperoleh informasi yang lengkap untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dampak yang dapat ditimbulkan bila data silo dalam proses penyusunan laporan keuangan, yaitu:

1. Meningkatkan Risiko Kesalahan Data

Jika data berasal dari berbagai sistem yang tidak terhubung, perusahaan perlu melakukan pemindahan atau pencocokan data secara manual. Proses ini dapat meningkatkan risiko kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan.

2. Proses Rekonsiliasi Terganggu

Data yang berbeda antar sistem dapat membuat proses rekonsiliasi menjadi lebih sulit. Bagian akuntansi perlu membandingkan data dari berbagai sumber untuk memastikan bahwa informasi yang digunakan dalam laporan sudah sesuai.

3. Memperlambat Penyusunan Laporan

Data yang tersebar membuat proses pengumpulan dan pemeriksaan informasi membutuhkan waktu lebih lama. Sistem yang tidak terintegrasi dapat menyebabkan perusahaan membutuhkan proses data mapping, rekonsiliasi, dan harmonisasi sebelum data dapat digunakan untuk pelaporan.

 

Dari dampak-dampak data silo yang disebutkan di atas, perusahaan dapat menguranginya dengan cara mengintegrasikan sistem dan membuat standar data yang dapat digunakan oleh berbagai bagian. Jadi dengan data yang terhubung, informasi yang berasal dari bagian seperti penjualan, pembelian serta keuangan dapat digunakan secara lebih konsisten sehingga perusahaan dapat memilii sumber informasi yang sama untuk mendukung proses pelaporan dan pengambilan keputusan.

 

 

Referensi:

  • https://www.caliana.id/blog/apa-itu-data-silo
  • https://www.ibm.com/id-id/think/topics/data-reconciliation
  • https://www.deloitte.com/us/en/services/consulting/articles/erp-reporting-strategy.html
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.