Dalam satu dekade terakhir, skor ESG (Environmental, Social, and Governance) telah menjadi “rapor” primadona di dunia investasi. Dengan proyeksi bahwa investasi berbasis ESG akan menguasai seperempat total investasi global pada tahun 2040, triliunan dolar kini dialokasikan dengan asumsi bahwa angka-angka dari lembaga pemeringkat ini benar-benar mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan sosial. Sayangnya, di balik pesona angka tersebut, rapor hijau ini tidak selalu akurat. Setiap lembaga pemeringkat, seperti MSCI atau Bloomberg, memiliki “resep” dan metodologinya masing-masing. Hal ini membuat skor ESG lebih condong sebagai alat pengukur yang subjektif, alih-alih cerminan mutlak dari seberapa berkelanjutan sebuah bisnis itu beroperasi.
Ketidakkonsistenan ini terbukti secara ilmiah, salah satunya lewat temuan para peneliti di MIT Sloan yang mengungkapkan bahwa kecocokan penilaian antar lembaga pemeringkat ternyata sangat rendah. Sebuah perusahaan bisa saja dipuja sebagai “pahlawan keberlanjutan” oleh satu lembaga, namun dinilai berkinerja buruk oleh lembaga lain—sebuah kekacauan yang dikenal dengan istilah aggregate confusion. Lebih mengkhawatirkan lagi, skor ESG sering kali gagal memotret dampak nyata perusahaan di lapangan. Riset menunjukkan bahwa peringkat tinggi dalam ESG kerap tidak sejalan dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mengindikasikan bahwa sistem ini mungkin mengukur hal yang salah atau terjebak pada data yang sekadar terlihat bagus di atas kertas.
Celah kelemahan sistematis inilah yang akhirnya membuka pintu lebar-lebar bagi greenwashing. Ironisnya, justru perusahaan-perusahaan raksasa yang rajin mempublikasikan laporan keberlanjutanlah yang sering kali paling rentan memoles citra mereka secara berlebihan. Banyak perusahaan terjebak dalam “permainan pelaporan”—mengoptimalkan data untuk mendongkrak skor ESG mereka tanpa benar-benar melakukan perbaikan nyata yang berdampak pada lingkungan hidup. Ditambah lagi, kelemahan pada rumus perhitungan peringkat bisa membuat skor perusahaan naik-turun secara artifisial hanya karena perubahan data pada kompetitornya, bukan karena aksi nyata dari perusahaan itu sendiri.
Menghadapi realitas yang buram ini, baik investor maupun masyarakat tidak boleh lagi menelan mentah-mentah skor ESG sebagai kebenaran tunggal. Kabar baiknya, regulasi global saat ini sedang bergerak menuju standardisasi laporan keberlanjutan yang lebih ketat, yang diharapkan dapat menekan praktik manipulasi. Pada akhirnya, skor ESG memang masih menjadi salah satu instrumen terbaik yang kita miliki saat ini untuk menilai tanggung jawab korporasi. Namun, alat ukur ini menuntut kita untuk memiliki literasi yang kuat dan sikap kritis yang tajam, guna memastikan bahwa dukungan finansial kita benar-
benar menciptakan masa depan yang lebih baik, bukan sekadar mendanai ilusi pelestarian lingkungan.
Refrence:
- Berg, F., Kölbel, J. F., & Rigobon, R. (2022). Aggregate confusion: The divergence of ESG ratings. Review of Finance, 26(6), 1315–1344. https://doi.org/10.1093/rof/rfac033
- Benuzzi, M., Breen, J., & Coakley, J. (2025). What you see is not what you get: ESG scores and greenwashing risk. Finance Research Letters. https://doi.org/10.1016/j.frl.2024.106526
- Chasing ESG performance: How methodologies shape outcomes. (2025). International Review of Financial Analysis. https://doi.org/10.1016/j.irfa.2025.103266
- Donnelley Financial Solutions (DFIN). (2026). ESG trends from 2025 and what to expect in 2026. https://www.dfinsolutions.com/knowledge-hub/blog/esg-trends-2025-and-what-expect-2026
- Freshfields. (2026). 7 ESG trends to watch in 2026. https://sustainability.freshfields.com/post/102mfa5/7-esg-trends-to-watch-in-2026
- Hernandez-Perdomo, E., & others. (2026). Understanding ESG ratings: A systematic literature review of methodologies, divergences, impact, standardization, disclosure quality, technology, and global financial implications (2020–2025). Preprints.org. https://doi.org/10.20944/preprints202601.0203.v1
- Mayer, R., & Reizingerné Ducsai, A. (2023). ESG: Credibility behind the scores — The reliability and transparency of ESG ratings. Prosperitas, 10(2). https://doi.org/10.31570/prosp_2022_0041
- van Zanten, J. A. (2025). Measuring companies’ environmental and social impacts: An analysis of ESG ratings and SDG scores. Business Strategy and the Environment. https://doi.org/10.1177/10860266251326895
- Yadav, M. P., & others. (2024). Environmental, social, and governance (ESG) reporting and missing (M) scores in the Industry 5.0 era. Sustainable Development. https://doi.org/10.1002/sd.3306
