Selama lebih dari satu dekade, peran kecerdasan buatan (AI) di sektor keuangan umumnya terbatas sebagai alat bantu kognitif memilah jutaan data, mendeteksi anomali, hingga menyusun ringkasan laporan. Namun, lanskap ini tengah mengalami transformasi radikal dengan hadirnya teknologi agentic AI. Berbeda dengan sistem AI generatif sebelumnya yang bersifat reaktif dan selalu menunggu instruksi, teknologi terbaru ini memiliki inisiatif untuk merencanakan serta mengeksekusi tindakan secara mandiri. Pergeseran paradigma dari sekadar “membantu” menjadi “bertindak” ini mengubah sebuah diskursus filosofis menjadi tantangan praktis yang mendesak: sejauh mana kita sejatinya berani menyerahkan kendali keputusan finansial kepada sebuah sistem otonom?
Daya tarik utama dari agentic AI terletak pada kapasitasnya dalam memadukan otonomi, adaptabilitas, dan koordinasi tingkat tinggi. Di industri keuangan modern, ini bukan lagi sebatas konsep masa depan; banyak institusi telah mulai mengadopsi agen otonom untuk memicu transaksi yang telah disetujui, menyesuaikan model risiko secara dinamis, hingga mengotomatisasi pelaporan kepatuhan. Nilai tambah terbesarnya adalah akselerasi siklus pengambilan keputusan. Bayangkan sebuah sistem yang mampu mendeteksi perubahan pola belanja konsumen secara seketika (real-time), mengkalkulasi dampaknya terhadap laba-rugi, dan langsung menyajikan rekomendasi strategis jauh sebelum siklus peramalan (forecasting) berikutnya dimulai. Dengan kemampuan komputasi yang proaktif ini, diproyeksikan bahwa pada akhir dekade ini, mayoritas operasional keuangan akan mengintegrasikan otonomi AI ke dalam proses inti mereka.
Kendati menawarkan lompatan efisiensi yang luar biasa, otonomi tanpa batas di sektor keuangan justru menghadirkan risiko yang berbahaya. Setidaknya ada dua ancaman besar yang terus disuarakan oleh para pakar dan akademisi global. Pertama adalah risiko sistemik kolektif; ketika berbagai agen investasi berbasis AI bereaksi serentak terhadap sinyal pasar yang sama, hal ini dapat memicu perilaku menggiring (herding) berskala besar yang berujung pada volatilitas ekstrem, krisis kilat (flash crash), atau distorsi pasar. Kedua adalah krisis akuntabilitas. Ketika sebuah agen otonom membuat keputusan keliru yang memicu kerugian, rantai pertanggungjawabannya menjadi sangat kabur. Kondisi ini memunculkan urgensi akan adanya pengawasan ketat, kerangka etika yang kuat, serta tata kelola yang jelas untuk mencegah terjadinya disrupsi sistemik.
Pada akhirnya, batas delegasi kepada mesin bukanlah sebuah garis tegas, melainkan sebuah spektrum yang harus dikalibrasi secara cermat. Tugas-tugas rutin yang padat data, seperti rekonsiliasi dan pemantauan dokumen, merupakan kandidat yang sangat ideal untuk diserahkan sepenuhnya kepada kecerdasan buatan. Sebaliknya, setiap keputusan yang memuat implikasi strategis, etis, maupun sistemik mutlak menuntut keterlibatan dan penilaian kritis manusia (human-in-the-loop). Di era agentic AI ini, para profesional keuangan tidak akan digantikan oleh agen otonom. Mereka justru akan dituntut untuk berevolusi menjadi arsitek tata kelola: pihak yang merancang dengan presisi kapan algoritma diizinkan berjalan sendiri, dan kapan nalar manusia harus tetap memegang kendali.
Refrence :
- Board International. (2026, 19 Februari). The rise of agentic AI in finance: From automation to autonomy. Board. https://www.board.com/blog/the-rise-of-agentic-ai-in-finance-from-automation-to-autonomy
- Byrne, C., Ferrari, L., & Forbes, J. (2025, 11 Juni). Agentic AI: The new frontier in financial services innovation. Capco. https://www.capco.com/intelligence/capco-intelligence/agentic-ai
- Moody’s. (2026, 16 Januari). Agentic AI in financial services. Moody’s. https://www.moodys.com/web/en/us/creditview/blog/agentic-ai-in-financial-services.html
- World Economic Forum. (2024, Desember). How agentic AI will transform financial services. World Economic Forum. https://www.weforum.org/stories/2024/12/agentic-ai-financial-services-autonomy-efficiency-and-inclusion/
- Zhang, B., & Garvey, K. (2025, 6 November). From automation to autonomy: The agentic AI era of financial services. Cambridge Judge Business School. https://www.jbs.cam.ac.uk/2025/from-automation-to-autonomy-the-agentic-ai-era-of-financial-services/
