Loading
Loading...
Menu BINUS

Analisis Rasio Keuangan dalam Mendeteksi Fraud

Laporan keuangan merupakan informasi yang menggambarkan posisi keuangan, kinerja, dan arus kas dari sebuah entitas pada periode tertentu. Laporan keuangan ini bertujuan untuk para pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban manajemen. Dalam proses penyajian laporan keuangan, kita tidak dapat menghindari jika ada tindak kecurangan yang disebabkan baik secara disengaja maupun tidak disengaja. kecurangan yang dilakukan secara sengaja dapat dikategorikan sebagai tindakan fraud.

Fraud merupakan tindakan kecurangan yang dilakukan secara sadar dan disengaja untuk dapat menguntungkan secara pribadi atau kelompok dan merugikan pihak lain baik secara finansial maupun nonfinansial. Kecurangan atau fraud yang dilakukan ini tentu dapat merugikan perusahaan, investor, maupun pihak lain yang berkepentingan dan menggunakan laporan keuangan tersebut.

Salah satu tindak pendeteksian fraud untuk menemukan gejala fraud yaitu dapat dilakukan dengan analisis rasio keuangan perusahaan. Analisis rasio laporan keuangan untuk mendeteksi fraud dapat dilakukan dengan membuat perbandingan internal dan perbandingan eksternal.

1. Perbandingan Internal

Perbandingan internal adalah dengan cara melakukan perbandingan dari rasio keuangan perusahaan selama beberapa periode sebelumnya. Tujuan analisis ini adalah untuk mengidentifikasi tren serta menemukan perubahan yang terlalu drastis atau tidak sesuai dengan kondisi operasional perusahaan.

Contoh, jika laba bersih meningkat secara signifikan sementara penjualan relatif stuck (tidak ada peningkatan), maka perlu adanya analisa lebih lanjut karena dapat mengindikasi adanya manipulasi pada pencatatan pendapatan atau beban sehingga laba terlihat meningkat secara signifikan.

2. Perbandingan Eksternal

Analisis yang dilakukan dengan perbandingan eksternal adalah analisis yang dilakukan dengan cara membandingan laporan keuangan dengan perusahaan sejenis pada periode yang sama. Cara analisis ini membantu menilai apakah kinerja perusahaan masih berada dalam batas yang wajar.

Contohnya ketika sebagian besar perusahaan dalam industri yang sama mengalami penurunan penjualan akibat perlambatan ekonomi, namun ada satu perusahaan yang malah mencatat pertumbuhan laba yang sangat tinggi, kondisi tersebut dapat teridentifikasi red flag yang mana perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut.

 

Analisis rasio keuangan tentu dapat membantu, tetapi tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi fraud. Rasio hanya membantu mengidentifikasi pola atau kondisi yang anomali atau berbeda dari kebiasaan sehingga audtior dapat memfokuskan pemeriksaan pada area yang memiliki risiko lebih tinggi. Setelah ditemukannya indikasi

tersebut, perlu ada prosedur lebih lanjut seperti pengujian transaksi, analisi data secara mendalam, evaluasi pengendalian internal, sampai investigasi terhadap bukti-bukti yang tersedia sebelum menarik kesimpulan mengenai adanya fraud.

 

  • Fitri, S. N., Zahara, S., & Karim, S. V. H. (2025). Analisis Rasio Keuangan dalam mengidentifikasi indikasi fraud Akuntansi (Studi kasus pada PT Indofarma TBK tahun 2022–2023). Journal of Comprehensive Science (JCS), 4(8), 2451–2459. https://doi.org/10.59188/jcs.v4i8.3518
  • W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albrecht, Mark F. Zimbelman (2019). Fraud Examination. Mason, Ohio: South-Western – Cengage Learning. ISBN: 9781337619677.
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.