Penelitian Sharma & Khurana (2025) menunjukkan bahwa produktivitas perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan stabilitas keuangan dan risiko gagal bayar (default risk). Dalam emerging markets seperti India, produktivitas menjadi indikator yang lebih dinamis dibanding sekadar rasio keuangan tradisional. Produktivitas mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola input, seperti aset dan tenaga kerja untuk menghasilkan output berupa penjualan. Ketika produktivitas meningkat, perusahaan cenderung memiliki kinerja operasional yang lebih efisien dan ketahanan finansial yang lebih kuat.
Temuan Utama: Peran Asset Productivity
Salah satu temuan paling signifikan adalah bahwa asset productivity memiliki pengaruh positif terhadap kesehatan keuangan perusahaan. Perusahaan yang mampu mengelola aset secara efisien:
· Menghasilkan arus kas yang lebih stabil
· Memiliki kemampuan lebih baik dalam memenuhi kewajiban utang
· Lebih tahan terhadap tekanan ekonomi
Hasil regresi menunjukkan bahwa peningkatan asset productivity secara signifikan meningkatkan skor kesehatan keuangan (Z-score), yang berarti menurunkan probabilitas default . Dengan kata lain, aset bukan hanya sumber daya pasif, tetapi menjadi kunci strategis dalam menjaga keberlanjutan bisnis.
Faktor Lain yang Mempengaruhi Default Risk
Selain produktivitas, terdapat variabel lain yang terbukti berpengaruh, yaitu:
· Leverage → semakin tinggi utang, semakin tinggi risiko default
· Firm size → perusahaan besar cenderung lebih stabil
· Liquidity → likuiditas tinggi meningkatkan ketahanan finansial
· Volatility → volatilitas tinggi meningkatkan risiko gagal bayar
Temuan ini menegaskan bahwa risiko default bersifat multidimensional dan tidak hanya bergantung pada satu indikator saja. Produktivitas, khususnya asset productivity, terbukti menjadi faktor kunci dalam mengurangi risiko default perusahaan. Pendekatan ini menawarkan perspektif baru dalam analisis keuangan, yang tidak hanya berfokus pada angka akuntansi, tetapi juga pada efisiensi operasional.
Referensi:
- Sharma, M., & Khurana, S. (2025). Does firm productivity influence default risk? Evidence from NSE-listed firms in high-default industries. Asian Journal of Accounting Researchs. https://doi.org/10.1108/AJAR-02-2025-0040
