Mengidentifikasi Risiko Bawaan Pada Siklus Perolehan dan Pembayaran
Akun Persediaan memiliki risiko bawaan yang tinggi karena dianggap material, kompleks dan mudah dimanipulasi. Hal ini disebabkan oleh:
- Banyaknya jenis barang
Ketika perusahaan memiliki banyak jenis barang persediaan akan sulit untuk mengelola semua barang dan semakin besar pula risiko melakukan kesalahan pencatatan.
- Akun Persediaan memiliki volume transaksi tinggi
Hal ini membuat pencatatan sering kali berubah dan rawan tidak tercatat
- Terdapat metode pengukuran yang berbeda-beda
Persediaan memiliki 2 metode pencatatan seperti FIFO dan Average-method.
- Persediaan merupakan barang berwujud yang mudah dipindahkan
Hal ini dapat meningkatkan risiko seperti pencurian, hilang serta penyalahgunaan
- Tersebar dibanyak lokasi
Beberapa perusahaan menaruh tempat persediaannya tersebar dibeberapa lokasi seperti di kantor pusat, cabang, dan lainnya. Hal tersebut membuat pengawasan semakin sulit.
Pada sisi laporan keuangan, auditor perlu melakukan pengecekan risiko bawaan pada akun accounts payable (utang usaha) dan related expense accounts (beban terkait lainnya). Biasanya akun utang usaha dan beban terkait lainnya memiliki risiko bawaan (1) understate pada bagian expenses dan payables dibandingkan overstate (2) mengklasifikasi expense sebagai aset.
Referensi:
Johnstone-Zehms, K. (2018). Auditing: A Risk Based-Approach (11th ed.). Cengage Learning US. https://bookshelf.vitalsource.com/books/9781337670203
Comments :