Pengungkapan ESG (Environmental,Social, dan Governance) adalah data non keuangan yang
diungkapkan oleh sebuah perusahaan tentang kepeduliannya terhadap lingkungan, masyarakat dan
tata kelola perusahaan. Pengungkapan ini bersifat sukarela dan ESG digunakan oleh para investor
untuk mengevaluasi kelestarian sebuah perusahaan. Pelaporan ESG masih relatif baru dan belum
memiliki standar untuk keseragaman (Kumawat & Patel, 2022). Tiga teori umum yang digunakan
untuk mendukung pentingnya ESG bagi nilai sebuah perusahaan adalah:
- Teori Pemangku Kepentingan. Perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap semua
pihak yang terpengaruh oleh perusahaan (Freeman, 1984). - Teori Sinyal. Manajer mengirimkan sinyal positif kepada investor untuk mengurangi
ketidakseimbangan informasi (Spence, 1973). - Teori Legitimasi. Pengungkapan ESG dalam upaya untuk mendapatkan penerimaan atas
kegiatan perusahaan di masyarakat (Kumawat & Patel, 2022).
Berdasarkan tiga teori tersebut terdapat dua cara utama ESG dapat meningkatkan nilai sebuah
Perusahaan. Pertama yaitu dengan mengurangi ketidakseimbangan informasi sehingga
mengurangi risiko investor dan menurunkan biaya modal (Kumawat & Patel, 2022). Kedua ESG
dapat menjadi alat untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan meningkatkan kinerja
keuangan (Buallay, 2022). Namun ada juga pandangan bahwa pengungkapan ESG menimbulkan
biaya bagi perusahaan. Oleh karena itu ada kebutuhan untuk menimbang biaya dan manfaatnya
(Buallay, 2022).
Di Indonesia bukti-bukti cenderung positif. Sebagai contoh sebuah penelitian yang dilakukan pada
perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2023 menunjukkan
bahwa pengungkapan ESG memiliki efek positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (La’bi’
& Daromes, 2025). Sebuah penelitian lain yang dilakukan pada periode yang sama menunjukkan
pengaruh positif dan meningkatkan profitabilitas memperkuat hubungan tersebut (Tansil &
Tangke, 2025). Oleh karena itu ESG harus dilihat sebagai strategi jangka panjang yang
menguntungkan.
Sumber
- Buallay, A. M. (2022). Benefits and costs of disclosing sustainability reports. In
International perspectives on sustainability reporting. Emerald Publishing.
https://doi.org/10.1108/978-1-80117-856-320221006 - Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman.
- Kumawat, R., & Patel, N. (2022). Are ESG disclosures value relevant? A panel-corrected
standard error (PCSE) approach. Global Business Review, 23(6).
https://doi.org/10.1177/09721509221128637 - La’bi’, M., & Daromes, F. E. (2025). The influence of environmental, social, governance
(ESG) disclosure on firm value: Mediating role of earning quality. AJAR, 8(02).
https://doi.org/10.35129/02a0dm70 - Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3).
https://doi.org/10.2307/1882010 - Tansil, V. F., & Tangke, P. (2025). The impact of environmental, social, and governance
disclosure on firm value with profitability as a moderating variable. AJAR, 8(02).
https://doi.org/10.35129/t3xk6s7
