Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, akan dibahaskan terkait dengan perubahan yang terjadi pada IFRS 18: Presentation and Disclosure in Financial Statements yang terbit pada April 2024 untuk menggantikan IAS 1: Presentation of Financial Statements yang sudah diterbitkan sejak September 1997 oleh International Accounting Standards Committee (Komite Internasional Standar Akuntansi). Mulai berlaku dari tanggal 1 Januari 2027, IFRS 18 membawakan beberapa perubahan terkait dengan laporan keuangan yang wajib diterbitkan oleh perusahaan. Seperti yang dijelaskan juga pada situsnya, IASB tidak mempertimbangkan ulang semua aspek dalam IAS 1, melainkan lebih fokus kepada laporan laba rugi.
Mengingat kembali berbagai jenis standar yang telah dijelaskan sebelumnya, perubahan standar tersebut berlaku terhadap SAK Umum dengan penomoran PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. PSAK 118 diterbitkan pada tanggal 28 Mei 2025 oleh DSAK IAI dan ditentukan mulai berlaku juga pada tanggal 1 Januari 2027. Perbincangan atas standar tersebut baru ramai kembali karena terdapat berbagai perlatihan persiapan supaya dapat transisi dari format lama menjadi format terbaru yang diwajibkan oleh standar-standar tersebut.
Untuk format-format laporan keuangan tersebut, terdapat beberapa format laporan keuangan yang dipelajari terkhusus untuk laporan laba rugi atau Income Statement. Umumnya yang dipelajari pada format kelas terdapat 2, yakni single step atau multiple step. Kedua format tersebut berdasarkan kepada bagaimana berbagai akun beban dan pendapatan dikategorisasikan. Single step membagi akun-akun tersebut menjadi 2 kategori, yakni pendapatan dan beban, oleh karena itu akan terdapat 2 penjumlahan terpisah untuk pendapatan dan untuk beban, sehingga kedua jumlah tersebut dicarikan selisihnya dan alhasil menjadi net income atau net loss. Sedangkan pada format multiple step terdapat sebuah susunan yang spesifik bagaimana akun-akun dijumlahkan. Umumnya untuk multiple step, pada paling atas terdapat gross revenue, yang dikurangi dengan cost of goods sold yang kemudian menghasilkan gross profit, setelah itu dikurangi lagi oleh beban operasional untuk menghasilkan operating income dan diikuti oleh EBITDA (Earnings before Interest, Tax, Depreciation, and Amortization) dan berakhir pada Net Income.
Referensi:
- IFRS Foundation. (2025, April). IFRS 18 Presentation and disclosure in financial statements. https://www.ifrs.org/issued-standards/list-of-standards/ifrs-18-presentation-and-disclosure-in-financial-statements/
- Ikatan Akuntan Indonesia [IAI]. (2025, June 18). PENGESAHAN PSAK 118: PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN DALAM LAPORAN KEUANGAN. IAI. Retrieved August 31, 2026, from https://web.iaiglobal.or.id/Berita-IAI/detail/pengesahan_psak_118_penyajian_dan_pengungkapan_dalam_laporan_keuangan#gsc.tab=0

