Deprecitation dan Amoritization, apa perbedaannya?
Dalam dunia akuntansi, Perusahaan tidak langsung membebankan seluruh biaya aset selama satu periode. Sebaliknya, biaya tersebut dialokasikan selama masa manfaat aset agar laporan keuangan lebih mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Dua konsep yang sering digunakan dalam hal ini yaitu depreciation atau penyusustan dan amotization atau amortisasi. Keduanya sama-sama metode akuntansi untuk mengalokasikan biaya aset selama masa manfaatnya, namun digunakan untuk jenis aset yang berbeda.
Depreciation atau penyusustan adalah proses pengalokasian biaya asset tetap berwujud (tangible assets) selama masa penggunaannya. Aset berwujud yang dimaksud ialah aset yang memiliki bentuk fisik dan digunakan dalam opersional perusahaan. Contoh dari aset berwujud yaitu gedung, kendaraan, mesin, dan peralatan kantor.
Contoh kasusnya:
PT Maju Jaya membeli mesin dengan harga Rp100.000.000 pada Januari 2024. Masa manfaatnya yaitu selama 5 tahun dan memiliki nilai sisa Rp10.000.000.
Metode Garis Lurus
Beban Penyusutan per tahun = (Harga perolehan – Nilai Sisa)/Masa Manfaat
Beban Penyusutan per tahun = (Rp100.000.000 – Rp10.000.000)/5 Tahun
Depresiasinya = Rp18.000.000 per tahun
Sedangkan Amortisasi digunakan untuk aset yang tidak berwujud (intangible assets). Aset ini tidak memiliki bentuk fisik, namun memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Contohnya seperti hak paten, hak cipta, dan license. Berbeda dengan depresiasi, amortisasi umumnya tidak memiliki nilai sisa (residual value).
Contoh kasus:
PT Digital Kreatif membeli software dengan lisensi seharga Rp50.000.000 pada 1 Januari 2024. Lisensi tersebut memiliki manfaat selama 5 tahun.
Metode Garis Lurus
Beban Penyusutan per tahun = (Harga perolehan – Nilai Sisa)/Masa Manfaat
Beban Penyusutan per tahun = (Rp50.000.000 – Rp0)/5 Tahun
Amortisasinya = Rp10.000.000 per tahun.
Meskipun keduanya digunakan untuk hal yang berbeda, namun tujuan dari keduanya yaitu sama:
– Mengalokasikan biaya asset selama masa manfaat
– Mencerminkan penurunan nilai ekonomis aset
– Menghasilkan perhitungan laba bersih yang akurat.
Comments :