Data Storage and Warehousing: What is Data?
Data ada di mana-mana. Sekarang segala informasi yang kita temukan di dalam dunia digital dapat kita sebut sebagai data. Namun jikalau kita kembali ke definisi dari data, segala angka, karakter, atau simbol yang dapat ditemukan dalam sebuah komputer dan dapat dikirimkan dalam bentuk sinyal elektrik serta direkam dengan alat magnetik, optik, ataupun mekanik dapat disebut sebagai data. Oleh karena itu bisa disimpulkan apa pun yang kita lihat pada dunia digital, semua hal tersebut dapat dianggap sebagai data. Meskipun seperti itu, konsep penyimpanan data sudah ada sejak 12,000 tahun yang lalu dengan berbagai konsep dalam menyimpan informasi. Data sekarang memang lebih banyak dikaitkan dengan komputer, namun sebagai sebutir informasi, data sudah lama ada.
Di Timur Tengah zaman dulu kala, para gembala menggunakan batu untuk menghitung jumlah domba yang keluar dari kandang. Jumlah domba yang keluar akan diwakilkan sebuah batu kecil yang masuk ke dalam kantong dari gembala tersebut. Jika dombanya sudah kembali, maka batu yang sudah dimasukkan dari kantong tersebut akan dikeluarkan lagi. Jika masih ada sisa batu kecil di dalam kantongnya, maka berarti ada domba yang belum kembali. Contoh lainnya ada seperti Quipu yang dulu digunakan oleh Kerajaan Inka yang merupakan sebuah tali yang diikatkan dengan benang lainnya. Satu tali tersebut dapat diikatkan benang dengan warna yang berbeda-beda untuk menyimpan informasi yang berbeda. Pada suatu benang apabila terdapat ikatan sederhana melambangkan ratusan, ikatan panjang melambangkan puluhan, ikatan dengan bentuk delapan melambangkan satuan. Maka pada satu benang dengan 2 ikatan sederhana, 3 ikatan panjang dan 1 ikatan bentuk delapan menunjukkan nilai “231”. Ini pun hanya merupakan salah satu contoh rakyat Kerajaan Inca menggunakan sistem Quipu tersebut.
Mengikuti perkembangan teknologi, proses merekam informasi juga semakin berkembang. Awalnya dengan bahan dan alat tradisional, terus menjadi sebuah sistem penulisan yang tertata, dan akhirnya menjadi sebuah rangkaian informasi yang dapat dilihat dalam sebuah komputer. Jadi data tidak hanya dalam bentuk digital dan berupa serangkaian sinyal elektronik, namun juga segala hal yang kita lihat dan dapat diproses menjadi informasi merupakan suatu butir data.
Referensi:
- Connolly, T. M., & Beg, C. E. (2015). Database systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management. Addison-Wesley.
- data, n. (2023). In Oxford University Press eBooks. https://doi.org/10.1093/oed/7999740343
- Fishman, N., & Stryker, C. (2020). Smarter data science: Succeeding with Enterprise-Grade Data and AI Projects. John Wiley & Sons.
- Gillenson, M. L. (2023). Fundamentals of Database Management Systems. John Wiley & Sons.
Comments :