Mengenal Tantangan Big Data di Akuntansi: Penanggulangan Risiko di Masa Mendatang (Part 2)
Teknologi memberikan banyak sekali keunggulan dalam meningkatkan operasional perusahaan. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukan bahwa kehadiran Big Data Analytics meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengidentifikasi customer trend secara cepat yang berdampak pada keputusan terkait aktivitas produksi dan penjualan, memberikan informasi tersembunyi, serta meningkatkan kemampuan data storytelling melalui visualisasi. Namun, disisi lain pada buku Data Analytics for Accounting oleh Richardson et al. (2022) mengungkapkan terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan terkait dengan keberadaan big data bagi organisasi, yaitu:
- Heterogeneity: Data harus dapat dianalisis untuk menghasilkan sebuah pengetahuan yang menjadi nilai tambah bagi kelangsungan organisasi dalam menentukan langkah dan tindakan kedepan yang dilakukan pengolahan lebih lanjut atas perolehan data berupa gambar, nomor, text, dan video. Disisi lain, ketidakmampuan individu dalam membaca data yang heterogenitas (Beragam) dapat mengurangi nilai (Value) yang dihasilkan.
- Scale: Tingkat kesulitan dari data yang dihasilkan dalam jumlah besar cenderung menghasilkan anomaly berupa data fiktif ataupun data duplicate yang menyebabkan potensi salah dalam pengambilan keputusan.
- Timeliness: Kecepatan data yang dihasilkan sangat cepat memberikan banyak keuntungan untuk disimpan dan diolah lebih lanjut oleh perusahaan. Namun, kurangnya kompetensi organisasi dalam menerima data berpotensi menimbulkan silo information (Informasi yang timpang) dan menyebabkan salah dalam mengambil keputusan.
- Collaboration of People: Dalam pengumpulan data membutuhkan kolaborasi antar bagian yang menciptakan cross-department untuk memastikan bahwa persebaran informasi dapat diterima dan dipahami secara menyeluruh berdasarkan waktu yang tepat (Kapan data tersebut terupdate dan saling membantu masing-masing bagian dalam menentukan langkah kedepan). Kolaborasi bersama antar bagian dapat terbantu dengan peranan software dan computer sebagai tools yang menunjang strategi manajemen dan kegiatan operasional.
- Access: Dengan kehadiran sistem yang modern mendorong open data-access untuk dibuka oleh siapapun dan dalam hal ini perusahaan perlu menentukan pihak-pihak yang berwenang untuk memiliki akses dalam membuka data tersebut.
- Visualization: Dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman pengguna (Audiences) terkait dengan progress pertumbuhan perusahaan dan aktivitas yang berjalan bila dibandingkan dengan periode sebelumnya, visualisasi sangat membantu dengan menghadirkan gambar yang mudah dipahami seperti Histogram, Pie Chart, Line, dan sebagainya. Namun, kesalahan dalam menentukan bentuk visualisasi akibat ketidaktahuan pengguna dalam mempraktikannya berdampak pada salah paham atas informasi yang ditunjukan kepada pengguna.
Dengan banyaknya tantangan terkait dengan fenomena Big Data, perusahaan dapat melakukan pemetaan dengan akurat untuk memastikan bahwa kegiatan operasional tidak terhambat melalui mitigasi risiko yang memadai.
REFERENSI
- Richardson, V. J., Teeter, R. A., & Terrell, K. L. (2022). Data Analytics for Accounting. New York: McGraw Hill.
Comments :