Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas pengertian Weighted Average Cost of Capital (WACC) beserta dengan rumusnya. WACC dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan keuangan, terutama ketika mengevaluasi investasi. Akan tetapi, penggunaan WACC juga memiliki keterbatasan yang perlu dipahami agar perusahaan tidak salah dalam mengambil keputusan.
Manfaat WACC bagi Perusahaan
1. Membantu Pengambilan Keputusan Pendanaan
WACC dapat membantu perusahaan dalam memahami biaya dari sumber pendanaan yang digunakan, baik melalui utang maupun ekuitas. Informasi ini dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan kombinasi pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan perusahaan.
2. Membantu Menilai Kelayakan Investasi
WACC dapat digunakan sebagai acuan untuk menilai apakah suatu proyek investasi berpotensi memberikan keuntungan yang sesuai dengan biaya modalnya. Apabila tingkat pengembalian yang diharapkan melebihi WACC, proyek tersebut akan berpotensi memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
3. Mendukung Penilaian Nilai Perusahaan
Dalam metode Discounted Cash Flow (DCF), WACC digunakan sebagai tingkat diskonto untuk menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan sehingga WACC dapat membantu perusahaan dan investor memperkirakan nilai suatu bisnis.
Keterbatasan WACC
1. Dipengaruhi oleh Perubahan Kondisi Pasar
WACC dapat berubah mengikuti kondisi pasar, seperti perubahan suku bunga, risiko bisnis, dan biaya pendanaan. Hal ini menyebabkan nilai WACC yang digunakan sebelumnya belum tentu sesuai untuk keputusan investasi pada kondisi saat ini.
2. Bergantung kepada Ketepatan Data dan Asumsi
Perhitungan WACC membutuhkan estimasi biaya ekuitas, biaya utang serta proporsi pendanaan. Apabila data atau asumsi yang digunakan kurang tepat, hasil perhitungan WACC juga dapat menjadi kurang akurat.
3. Menggunakan Satu WACC untuk Semua Proyek
Penggunaan WACC sebagai tingkat diskonto lebih tepat apabila risiko proyek relatif sejalan dengan risiko bisnis perusahaan secara keseluruhan. Apabila suatu proyek memiliki tingkat risiko yang berbeda, perusahaan mungkin perlu menggunakan tingkat diskonto yang disesuaikan dengan risiko proyek tersebut.
Referensi:
- https://pluang.com/blog/resource/wacc-adalah
- https://corporatefinanceinstitute.com/resources/valuation/what-is-wacc-formula/
- https://www.heygotrade.com/id/edukasi/weighted-average-cost-of-capital-wacc/
