Perkembangan Akuntansi dalam dunia akuntan manajemen seringkali ternyata mendapatkan tantangan dalam perkembangannya di depan. Terutama karena adanya perkembangan dalam dunia akuntansi manajemen yang semakin kompleks ke depannya. Hal itu terjadi karena terdapat perkembangan dalam dunia bisnis yang semakin kompleks ke depannya apalagi dengan dunia bisnis yang semakin kompleks. Seperti diketahui bahwa tugas utama dari akuntan manajemen adalah melakukan penyusunan laporan keuangan secara internal, membuat anggaran serta juga melakukan perhitungan biaya produksi dan juga melakukan evaluasi atas kinerja perusahaan. Meskipun begitu dalam perkembangannya ke depannya perusahaan diketahui lebih membutuhkan lebih dari sekedar angka dalam rangka untuk melakukan penyusunan strategi yang diperlukan dan juga untuk menemukan peluang pertumbuhan. Hal itu membuat peranan dari akuntan manajemen menjadi bergeser dari pihak yang mejadi penyedia jasa informasi keuangan berubah menjadi pihak yang juga menjadi mitra bisnis yang strategis dari perusahaan. Pertanyaannya adalah mengapa 10 tahun ke depan profesi akuntan manajemen akan menjadi berubah ?
Maka siapakah yang pantas disebut sebagai akuntan manajemen ? yang pantas dan biasa disebut sebagai akuntan manajemen adalah mereka yang dalam tugasnya itu melakukan penyusunan anggaran, melakukan pengendalian biaya serta mengukur kinerja dari perusahaan dan juga membantu dalam penyusunan strategi bisnis yang pada akhirnya bisa memberikan rekomendasi kepada pihak manajemen.
Adapun diantara tantangan yang dihadapi oleh para akuntan manajemen adalah :
- Meningkatnya kompetisi bisnis dalam skala local dan global, Dimana perusahaan local kini harus bersaing juga dengan perusahaan yang bersifat multinasional dengan kondisi teknologi dan modal dengan jaringan yang lebih besar. Hal ini membuat adanya tuntutan yang harus dipenuhi oleh perusahaan, diantaranya adalah perlunya menekan biaya produksi serta perlunya meningkatkan efisiensi atas biaya operasional dan juga diharapkan akan dapat mempercepat inovasi
- Munculnya profesi baru yang akan mengambil sebagian dari peran para Akuntan. Berdasarkan data yang ada profesi yang memiliki potensi untuk mengambil peran para akuntan, yaitu data analyst, business intelligence analyst, financial data analyst, serta AI Consultant
- Munculnya teknologi yang mengganggu peranan akuntan manajemen
Terdapat beberapa perkembangan dalam teknologi yang menggangu peranan dari akuntan manajemen, yaitu adanya perkembangan teknologi yang terbaru Dimana perkembangan teknologi yang paling berpengaruh diantaranya berkaitan dengan Artificial Intelligence, Machine Learning, Robotic Process Automation serta juga cloud accounting dan accounting data analytics.
- Adanya tekanan berkaitan dengan etika dan integritas
Dengan semakin berkembangnya teknologi maka akan semakin besar tekanan berkaitan dengan etika dan integritas dalam tugas yang dienban oleh akuntan manajemen. Hal ini bisa membuat adanya pihak yang tergoda untuk melakukan tindakan yang tidak pantas serta bertentangan dengan etika dan juga integritas. Mengapa integritas menjadi penting karena dalam menjalankan profesi sebagai akuntan sangat diperlukan keteguhan dalam empat hal berkaitan dengan profesi akuntan, yaitu integritas, objektivitas, kerahasiaan dan juga kompetensi yang dijalankan secara professional. Bila hal seperti ini diabaikan maka bisa terjadi lagi kasus seperti Enron dan juga skandal korporasi lainnya
- Perlunya dilakukan kolaborasi antar profesi dalam menjalankan tugas. Dalam menjalankan tugasnya pihak akuntan kini tidak bisa hanya bekerja sendirian saja, akan tetapi juga perlu untuk bekerja sama, karena untuk bisa menghasilkan Keputusan bisnis yang matang dan professional dapat dipastikan tidak hanya bisa dilakukan secara sendirian akan tetapi perlu dilakukan secara bersama-sama. Contohnya adalah kolaborasi yang dilakukan oleh akuntan manajemen di dalam perusahaa dengan berbagai divisi seperti IT dan pihak manajemen dalam rangka untuk menentukan strategi bisnis bagi perusahaan ( Mohamad Heykal )
