Terdapat beberapa akun penting dalam siklus akuisisi dan pembayaran, yaitu:

  • Inventory (Persediaan)
  • Cost of Goods Sold (Harga Pokok Penjualan (HPP))
  • Accounts Payable (Utang Usaha)
  • Other related expense accounts (Akun Beban Lainnya)

Persediaan sangat penting karena akun persediaan berpengaruh pada laporan keuangan Neraca (Balance Sheet) dan Laporan Laba Rugi (Income Statement).

Apa itu Persediaan?

  • Merupakan barang berwujud (tangible) yang dimiliki oleh perusahan dengan kriteria: dimiliki untuk dijual, proses produksi untuk dijual, dan digunakan dalam proses produksi barang atau jasa

Biasanya akun utang usaha itu erat kaitannya dengan pembelian persediaan. Hal ini bisa terjadi jika perusahaan melakukan pengiriman bahan baku atau barang jadi dan dicatat di persediaan. Transaksi tersebut akan dicatat pada utang usaha sampai pembayaran terjadi.

Selain itu, contoh utang usaha lainnya bisa jadi listrik, jasa atau barang lainnya yang tidak digunakan untuk produksi.

Terlampir merupakan contoh dari alur transaksi akuisis dan pembayaran:

Proses Transaksi dalam Siklus Perolehan dan Pembayaran

Pada siklus ini terdapat 5 tahapan utama:

  1. Permintaan barang atau jasa (Requisition)
  2. Pembelian barang dan jasa (Purchase)
  3. Penerimaan barang dan jasa (Receipt)
  4. Persetujuan untuk pembayaran (Approval for payment)
  5. Pembayaran (Cash disbursements)

Referensi:

  • Johnstone-Zehms, K. (2018). Auditing: A Risk Based-Approach (11th ed.). Cengage Learning US. https://bookshelf.vitalsource.com/books/9781337670203