Penerapan Artificial Intelligence dalam Pencatatan dan Pembukuan Akuntansi
Salah satu dasar dari Akuntansi Adalah pencatatan dan pembukuan. Pada periode awal perkembangannya, proses dari Akuntansi dilakukan secara manual maupun semi-manual (dengan software konvensional yang sudah ada). Namun dengan kolaborasi Artificial Intelligence (AI) merubah cara Perusahaan dalam mencatat, mengolah hingga penyampaian data keuangan secara masif.
Sebelumnya, pencatatan akuntansi membutuhkan ketelitian yang tinggi karena melibatkan banyak transaksi yang harus dicatat dan diperiksa. Hal ini yang membuat proses menjadi kurang efisien dan biasanya terjadi kesalahan, dikarenakan human error.
Pada artikel-artikel sebelumnya, AI sudah digunakan untuk mengotomatisasi proses transaksi manual hingga kemungkinan mendeteksi kemungkinan fraud. Sekarang, AI juga bisa digunakan untuk Pengolahan berbagai dokumen Akuntansi, seperti faktur, bukti pembayaran dan kwitansi Appelbaum el al. (2017) menyatakan jika AI dapat mengekstrak informasi penting dari dokumen keuangan secara otomatis, kemudian melakukan integrasi ke dalam sistem pembukuan. Hal ini membuat proses pencatatan semakin cepat dan efisien.
AI juga diharapkan dapat menjalankan proses Akuntansi secara terus-menerus sehingga pencatatan dapat terus berjalan dengan kualitas data yang terjaga.
Referensi:
Appelbaum, D., Kogan, A., Vasarhelyi, M. A., & Yan, Z. (2017). Impact of business analytics and enterprise systems on managerial accounting. International Journal of Accounting Information Systems, 25, 29–44. https://doi.org/10.1016/j.accinf.2017.03.003
Comments :