Mengenal Perbedaan Laba Ditahan dan Laba Berjalan
Salah satu dari tujuan bisnis yaitu untuk menghasilkan keuntungan atau laba. Laba merupakan idikator untuk mengukur keberhasilan sebuah Perusahaan, Dimana perhitungannya didapatkan dari semua pendapatan dikurangi dengan biaya-biaya.
Jika masuk ke dalam praktik dalam dunia akuntansi, laba tidak hanya sekedar perhitungan sederhana antara pendapatan dan biaya. Laba juga perlu dibedakan dan dipahami setiap jenisnya. Laba yang sering muncul dalam dunia akuntansi yaitu laba berjalan dan laba ditahan. Mungkin banyak dari kita bingung apa perbedaan dari kedua laba tersebut. Mengapa ada laba yang ditahan? Dan apa maksud dari laba yang berjalan?.
Laba berjalan merupakan laba yang dihasilkan oleh perusahaan dalam satu periode akuntansi tertentu, misalnya dalam satu bulan atau satu tahun. Laba berjalan biasanya ada dalam laporan laba rugi dan mencerminkan kinerja dari perusahaan selama periode akuntansi tersebut. Laba berjalan masih bersifat sementara atau dapat berubaha karena pada akhir periode akan dipindahkan ke akun lain, seperti laba ditahan atau dibagiakan sebagai dividen.
Sedangkan, laba ditahan merupakan akumulasi dari laba bersih yang tidak dibagikan sebagai dividen kepada pemilik atau pemegang saham, melainkan disimpan untuk digunakan kembali untuk kegiatan operasional perusahaan. Laba ditahan biasanya digunakan untuk ekspansi usaha, investasi, atau sebagai cadangan untuk menghadapi risiko di masa mendatang. Akun dari laba ditahan (Retained Earning) muncul pada laporan posisi keuangan (neraca) yaitu pada bagian ekuitas.
Mengapa memahimi perbedaan dari kedua laba ini sangat penting, terutama bagi pemilik bisnis, investor dan pihak manajemen? Tentu karena hal ini berhubungan dengan pendapatan atau penghasilan maka diharapkan semua orang yang terlibat dalam perusahaan terutama pemilik dan investor dapat memahami konsepnya, dengan begitu perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait dengan pembagian dividen, perencanaan investasi, hingga strategi pertumbuhan jangka panjang.
Baik laba berjalan maupun laba ditahan sama-sama menunjukkan kesehatan keuangan perusahaan, namun dengan perspektif yang berbeda. Laba yang berjalan membantu menilai kinerja yang berjalan saat ini, sedangkan laba ditahan menunjukkan kekuatan finansial yang terakumulasi dari waktu ke waktu.
Comments :