Perkembangan Artificial Intelligence dan digitalisasi sudah membawa signifikan dalam bisnis dan organisasi, tak terlepas Akuntansi. Sebagai salah satu fungsi inti yang ada dalam Perusahaan, Akuntansi juga mengalami transformasi yang besar. Akuntan sekarang banyak berperan sebagai pengambil Keputusan berbasis data.

Tentunya, sebagai akuntan yang bisa bertahan di segala kondisi, harus ada beberapa kunci yang harus disiapkan agar profesi akuntan tidak ditelan oleh zaman dan digilas teknologi.

Digitalisasi membuat Perusahaan berubah cara mengelola informasi keuangan. Sistem Akuntansi sudah berbasis cloud sehingga proses Akuntansi menjadi lebih cepat dan transparan. Selain itu atas integrasi yang terjadi antar proses akan membuat segala proses Akuntansi menjadi lebih cepat dan transparan.

Peran akuntan yang lama, misal sebagai pencatat transaksi dan rekonsiliasi dapat berjalan secara otomatis. Kondisi ini mendorong akuntan dari yang sebelumnya hanya menyiapkan data menjadi data analyst. Perkembangan ini juga membuat akuntan menjadi mitra strategis dari manajemen Perusahaan. Akuntan dapat memberikan penilaian professional dan pemahaman etika yang dapat dikombinasikan dengan hasil-hasil yang diberikan oleh AI.

Bhimani (2020) menyatakan jika nilai akuntan di era digital tertanam pada kemampuan akuntan untuk menyatukan data-data keuangan dengan strategi bisnis yang ada. Akuntan tidak hanya menjawab angka, namun juga dapat memahami artinya bagi Keputusan yang diambil Perusahaan.

Jangan lupa untuk melanjutkan ke seri berikutnya untuk informasi lebih lanjut.