Sustainability dan Ethics: Dampak Akuntan Terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Terintegritas
Perkembangan zaman semakin mendorong pertumbuhan dunia industri untuk bergerak cepat dengan memanfaatkan teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan (Enterprise value) yang terfokus pada kepercayaan publik (Public Trust), meningkatnya jumlah pemegang saham, hingga kepuasan pelanggan melalui peningkatan pada penjualan (Oneshko et al., 2023). Sistem pencatatan Akuntansi berperan penting dalam memastikan pengelolaan biaya dan arus kas di perusahaan telah teralokasikan secara efisien agar dapat mencapai tujuan secara efektif. Selain itu, pengelolaan sumber daya penting untuk dioptimalisasikan agar perusahaan dapat bergerak dengan lebih leluasa untuk mencapai tujuannya (Collins Kindzeka, 2023).
Namun, dengan pesatnya aktivitas operasional perusahaan mendorong penggunaan sumber daya alam yang menjadi rusak atau mengurangi nilai yang dapat dirasakan manfaatnya di masa mendatang, mulai dari penebangan hutan liar tanpa melakukan reboisasi, merusak habitat kehidupan flora dan fauna, hingga polusi udara yang mengarah pada perubahan iklim (Climate Change). Hal tersebut menjadi perhatian bagaimana para pemangku kepentingan perusahaan yang terdiri dari para pemimpin hingga seluruh staff perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan demi melestarikan kehidupan yang lebih baik untuk generasi mendatang tanpa memikirkan kepentingan secara mandiri. Beberapa hal yang menjadi perhatian bagi Akuntan adalah bagaimana mereka tidak bisa hanya melihat laporan keuangan sebagai angka saja, melainkan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang menggambarkan kondisi atau fenomena yang disebabkan oleh aktivitas organisasi yang memberikan dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan dan masyarakat (Society).
Menanggapi kondisi permasalahan yang terjadi, pada Hari Rabu 06 Maret 2026, School of Accounting BINUS bersama ICAEW dari United Kingdom menyelenggarakan seminar dengan fokus pada penekanan di Sustainability and ethics yang menunjukan performa Akuntan tidak hanya bermain di angka, melainkan perlu memastikan bahwa pencatatan atas transaksi dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan berlandaskan pada kode etik untuk bertindak benar tanpa merugikan pihak manapun. Melalui seminar tersebut, turut diperkenalkan ICAEW Student Ambassador yang baru dari Accounting Program BINUS University dan bersama membangun generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan dengan mampu menyajikan sustainability reporting serta penyusunan skema prioritas pada pengembangan pelestarian lingkungan melalui pengelolaan financial perusahaan yang efisien.
REFERENSI
- Collins Kindzeka, K. (2023). Impact of Artificial Intelligence on Accounting, Auditing and Financial Reporting. American Journal of Computing and Engineering, 6(1). https://doi.org/10.47672/ajce.1433
- Oneshko, S., Nazarenko, A., Koval, O., Yaremko, I., & Pysarchuk, O. (2023). ACCOUNTING AND FINANCIAL REPORTING IN THE IT SPHERE OF UKRAINE: OPPORTUNITIES OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Financial and Credit Activity: Problems of Theory and Practice, 5(52). https://doi.org/10.55643/fcaptp.5.52.2023.4151

Comments :