Kehidupan di bumi menjadi perhatian bagi para pemimpin regulator secara global untuk memastikan kondisi lingkungan yang tetap terjaga dan dapat dirasakan manfaatnya bagi generasi mendatang. Lingkungan perlu dijaga secara bersama-sama tanpa mendiskreditkan pihak tertentu dikarenakan bumi ini adalah milik bersama dan sudah sewajarnya bagi seluruh masyarakat yang tinggal di bumi ini untuk bersama melestarikan dan menjaga kualitas lingkungan yang bertahan secara jangka panjang. Untuk membantu memudahkan pemetaan cakupan terkait dengan pencapaian tujuan keberlanjutan, terdapat 3 pilar keberlanjutan (The Three Pillars of Sustainability) yang terdiri dari:

  • Environmental Sustainability: Pilar yang bertujuan untuk melindungi dan menjaga lingkungan alam, yang melibatkan pengelolaan sumber daya alam secara bijak, meminimalisir dampak pada penggunaan gas karbon maupun polusi, serta melakukan mitigasi yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Dengan mengatur stabilitas sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan Bumi akan mendukung peningkatan kemakmuran pada kehidupan di lingkungan. Hal-hal yang menjadi perhatian pada pilar ini yaitu:
    • Terjadinya perubahan iklim yang disebabkan oleh global warming (Pemanasan global). Hal tersebut akan menyebabkan kenaikan pada suhu, glaciers dan es di Antartika yang mencair, cuaca yang extreme, hingga penurunan kesehatan pada manusia dan potensi kepunahan pada kehidupan flora dan fauna.
    • Terjadinya waste yang berlebih, mulai dari limbah, sisa makanan, dan hal lain yang membuat polusi lingkungan (Udara, air, dan tanah).
    • Deforestasi.
  • Social Sustainability: Fokus pada kehidupan individu dan komunitas (Masyarakat) yang bertujuan untuk meminimalisir permasalahan seperti kelaparan, inequality, edukasi, Hak Asasi Manusia (HAM), lingkungan kerja yang aman, tidak mempekerjakan anak dibawah umur secara sembarang (Child Labour), dan keadilan social lainnya yang tidak merugikan masyarakat tanpa melihat unsur SARA.
  • Economic Sustainability: Praktik yang dijalankan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian jangka panjang tanpa memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan, social, dan kebudayaan.
    Berdasarkan ketiga pilar diatas menunjukan pentingnya bagi manusia dalam mengelola bumi tanpa mengeruk sumber daya yang merugikan kepada kehidupan di masa mendatang untuk memenuhi kepentingan sendiri. Dalam menjalani aktivitasnya, manusia tidak bisa hanya tertuju untuk memperoleh laba (Profit) tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar yang menjadi akibat dari tindakan organisasi maupun individu. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kesadaran yang diperkuat dengan keilmuan yang menjadi dasar dalam menentukan tindakan manusia kedepan, dimana salah satunya di Akuntansi para Akuntan dapat mengambil ujian sertifikasi yang terfokus pada keilmuan berupa ICAEW yang menawarkan ujian Sustainability and Ethics sebagai gerakan untuk menumbuhkan kepedulian dengan memahami permasalahan yang terjadi di bumi ini.

REFERENSI
https://techqualitypedia.com/sustainability-3-pillars/amp/