Dalam beberapa tahun terakhir ini kita pasti sering mendengar mengenai Generative AI seperti ChatGPT yang dapat membantu menjawab pertanyaan serta menyelesaikan pekerjaan apapun. Saat ini muncul evolusi dari Generative AI, yaitu Agentic AI. Dalam dunia akuntansi, teknologi ini sudah dijadikan rekan kerja digital yang dapat menjalankan tugas dari awal hingga akhir.

Agentic AI adalah sistem kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan untuk merencanakan langkah, menggunakan alat digital, dan mengambil keputusan secara otonom untuk mencapai tujuan tertentu tanpa pengawasan terus-menerus dari manusia. Berbeda dengan AI tradisional yang hanya memprediksi kata atau angka, Agentic AI bertindak sebagai “agen” yang bisa mengeksekusi alur kerja kompleks secara mandiri.

Manfaat Agentic AI

· Efisiensi Strategis: Mengambil alih tugas rutin agar manusia fokus pada kreativitas dan keputusan tingkat tinggi (contoh: penggunaan kalkulator).

· Ruang Inovasi: Mempercepat eksperimen dan pengujian ide karena beban administratif berkurang.

· Demokratisasi Keahlian: Memberikan akses ke analisis spesialis bagi individu atau tim kecil dengan biaya terjangkau.

· Skalabilitas Instan: Memungkinkan organisasi kecil menghasilkan output setara perusahaan besar.

· Aksi Proaktif: Tidak sekadar menjawab, tapi mampu mengambil tindakan dan memantau data secara mandiri.

Tantangan Agentic AI

· Keamanan

Agentic AI sering terhubung dengan berbagai sistem, database, dan API, terdapat risiko peretasan atau penyalahgunaan akses jika kontrol autentikasi dan otorisasi tidak dirancang dengan ketat.

· Intergrasi dengan system yang sudah ada

Bagaimana caranya mengintegraskan teknologi yang sangat baru, dengan yang sudah ada.

· Akuntabilitas

Ketika AI bertindak secara mandiri, penentuan tanggung jawab atas kesalahan atau kerugian menjadi lebih kompleks. Risiko kepatuhan terhadap regulasi, termasuk perlindungan data dan sanksi hukum, turut menjadi perhatian.

 

Agentic AI merupakan teknologi kecerdasan buatan yang dapat bekerja sendiri untuk menyelesaikan tugas bukan sekedar menjawab pertanyaan saja seperti AI biasa. Dalam bidang akuntansi, Agentic AI dapat membantu pekerjaan rutin seorang akuntan dengan lebih cepat dan rapi, sehingga akuntan bisa lebih fokus pada hal-hal penting seperti analisis dan pengambil keputusan. Meskipun sangat membantu, penggunaan agentic AI ini perlu dipakai dengan hati-hati karena akan ada risiko terkait keamanan data, penyesuaian dengan sistem yang sudah ada, dan kejelasan tanggung jawab jika terjadi kesalahan. Oleh karena itu, Agentic AI sebaiknya digunakan dengan aturan dan pengawasan yang jelas agar memberikan manfaat yang maksimal.

Referensi:

  • https://www.ibm.com/think/topics/agentic-ai
  • https://www.datacamp.com/blog/agentic-ai
  • https://www.fortuneidn.com/tech/manfaat-agentic-ai-menjanjikan-tapi-ada-tiga-tantangan-utamanya-00-6cmtl-xtgb3g
  • https://marketing.co.id/apa-itu-agentic-ai-manfaat-risiko-dan-praktik-terbaik/