Transformasi Bisnis Berbasis Digital – Perubahan Pada Operasional dan Pencatatan Laporan Keuangan
Dunia industri terus mengalami perubahan, mulai dari organisasi yang bergerak dengan fokus mendapat laba (Profit) maupun organisasi Nirlaba (Non-Profit). Berawal dari mekanisme yang terfokus sepenuhnya pada proses yang manual melalui peranan manusia menjadi serba otomatis yang terintegrasi pada penerapan sistem (Al-Matari et al., 2021). Beberapa contoh perubahan yang terlihat seperti berkurangnya pangkalan ojek disaat dulu banyak masyarakat yang perlu pergi keluar rumah untuk ke tempat ojek saat ini dapat dilakukan pemesanan berbasis apps dengan kehadiran Grab dan Gojek yang dapat dilakukan pembayaran berbasis virtual. Selain itu, BCA (Bank Central Asia) dikenal dengan memiliki digital banking yang sangat maju dengan terfokus pada customer-centric yang melihat bahwa masyarakat lebih suka kehidupan yang instant tanpa perlu mendatangi bank apabila ingin menggunakan uang yang terdapat di rekening para nasabah.
Hal tersebut juga terlihat dari para pekerja yang mengantarkan barang perlahan mulai beralih dengan menggunakan drone, yang dengan demikian memudahkan proses pengantaran dengan pengendalian jarak jauh. Melalui perubahan-perubahan yang terjadi di lini bisnis dengan berbasis pada teknologi, mulai dari kehadiran smart home, smart drive, artificial intelligence, data analytics, dan teknologi lainnya meningkatkan percepatan pada validasi data dalam jumlah besar yang juga memberikan banyak penilaian secara predictive untuk menjadi landasan bagi para pengambil keputusan (Khin & Ho, 2019). Namun, perlu diperhatikan bahwa dengan terjadinya perubahan atas terobosan baru dan inovasi yang terjadi tidak menggantikan peran manusia secara keseluruhan, dimana manusia didorong untuk mampu beradaptasi menjadi fleksibel dengan pembaruan kemampuan seperti mampu mengoperasikan software untuk meningkatkan data analytics yang menemukan informasi tersembunyi.
Penerapan big data analytics dengan memanfaatkan pembaruan sistem telah memberikan dampak yang signifikan terhadap laju pertumbuhan organisasi, yaitu:
- Big Data in Risk Management and Corporate Governance – Melakukan pencegahan atas kegiatan kecurangan oleh BDO terhadap perbankan di Filipina. Selain itu, memberikan beberapa jalan alternatif untuk meminimalisir risiko yang tidak diinginkan.
- Product Development and Innovations – Rolls Royce melakukan analisis terkait dengan produk yang digunakan dan melakukan pengembangan secara berkala atas data informasi yang diperoleh untuk selalu unggul dari kompetitor lainnya.
- Quicker and Better Decision Making – Starbucks menerapkan pengambilan keputusan bisnis dengan berbasis pada data dalam menentukan pembukaan outlet yang memperhatikan dari sisi permintaan pelanggan, demografik populasi, aksesibilitas parkir, dan faktor-faktor lainnya untuk mensukseskan penjualan produk yang ditawarkan.
- Improve Customer Expectations – Mengumpulkan data dari kepuasan pelanggan untuk meningkatkan kualitas produk.
Hal tersebut tentu berdampak pada proses penyajian laporan keuangan yang dituntut cepat oleh para pengguna laporan, mulai dari sisi internal hingga external agar dapat unggul dalam bersaing secara global dengan mengadopsi serangkaian sistem seperti SAP, Oracle, Hadoop, dan sebagainya untuk menunjang kinerja penyajian laporan keuangan yang terhindar dari human error.
REFERENSI
- Al-Matari, O. M. M., Helal, I. M. A., Mazen, S. A., & Elhennawy, S. (2021). Integrated framework for cybersecurity auditing. https://doi.org/10.1080/19393555.2020.1834649 Information Security Journal.
- Khin, S., & Ho, T. C. F. (2019). Digital technology, digital capability and organizational performance: A mediating role of digital innovation. International Journal of Innovation Science. https://doi.org/10.1108/IJIS-08-2018-0083
- Richardson, V. J., Teeter, R. A., & Terrell, K. L. (2022). Data Analytics for Accounting. New York: McGraw Hill.
Comments :