Entertainment menjadi gaya hidup pada masa ini, khususnya bagi mereka yang mau melepas lelah setelah bekerja maupun beraktivitas. Kebutuhan akan entertainment yaitu bermain game, menonton kanal film dan lainnya, menjadi rutinitas yang tidak bisa digantikan. Rutinitas seperti bermain game itu lah jika terus menerus dilakukan bisa membuat pemainnya berpikir untuk kompetitif dan berusaha untuk bisa menang di dalam kompetisi. Jika kompetisi banyak dan selalu dilakukan terus menerus dikarenakan banyaknya permintaan, maka esports akan terus berkelanjutan. Aktivitas ini akan membuat esports akan selalu dilirik oleh sponsor karena crowd atau massa yang dihasilkan besar dan bisa menjadi salah satu daya Tarik brand besar untuk mempromosikan produk mereka. Misalnya saja pada saat pertandingan esports, brand yang menjadi sponsor bisa berjualan dan juga bisa mengenalkan produk baru mereka kepada Masyarakat dengan optimal karena banyak massa yang berkumpul.

Selain itu, dengan banyaknya penonton, Dukungan dari pemerintah, Perusahaan game, sponsor, penyedia layanan platform digital khususnya streaming, membuat esports akan selalu bertumbuh karena banyaknya demand. Selain itu, sumber utama pembiayaan ekosistem esport dalam perputaran uangnya juga harus selalu ada yaitu dari sponsor. Sponsor akan memberikan dana untuk pertandingan dan bisa membuat tim professional terekspos ke public, sehingga bisa menjadi pilihan baru untuk Perusahaan yang mau mempromosikan produknya. Dari sisi pembiayaan ekosistem esport, akan menjadi pendanaan terus menerus dan dapat membuat tim yang di dalamnya terus menerus mendapatkan pendanaan dari sponsor.

Pendanaan dari sisi perputaran uang dari konsumen kepada game publisher atau game developer juga penting untuk terus menerus mempertahankan divisi dan region dari game esports tersebut. Jika game region semakin sedikit atau banyak yang dieleminasi, maka budget dalam game akan semakin kecil dan memperkecil kemungkinan negara tersebut akan terlibat di dalam kompetisi. Dengan kompetisi yang semakin sedikit, maka bisa mengecilkan sponsor yang ada karena exposure semakin sedikit yang dibarengi dengan semakin sedikitnya minat untuk bermain dan berkompetisi.