Dalam menjalankan bisnis kecil, pemilik usaha perlu memilih metode pencatatan akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan usahanya. Dua metode yang umum digunakan adalah akuntansi berbasis kas (cash basis) dan berbasis akrual (accrual basis). Akuntansi berbasis kas mencatat transaksi hanya ketika uang benar-benar diterima atau dibayarkan. Misalnya, penjualan baru diakui ketika pelanggan melakukan pembayaran, bukan saat faktur diterbitkan. Metode ini relatif sederhana, mudah dipahami, serta cocok untuk usaha mikro dengan arus kas yang sederhana karena mampu memberikan gambaran nyata mengenai kas yang tersedia. Namun, kelemahannya adalah metode ini tidak mencerminkan piutang atau kewajiban yang ada, sehingga kurang akurat dalam menunjukkan kinerja jangka panjang.

Sebaliknya, akuntansi berbasis akrual mencatat transaksi pada saat pendapatan diperoleh atau beban timbul, meskipun uang belum berpindah tangan. Sebagai contoh, penjualan dicatat ketika faktur diterbitkan meskipun pembayaran baru diterima beberapa minggu kemudian. Metode ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi keuangan, lebih sesuai dengan standar akuntansi seperti PSAK atau IFRS, serta bermanfaat dalam pengambilan keputusan strategis karena mencatat baik piutang maupun kewajiban. Meski demikian, metode akrual lebih kompleks dan membutuhkan pemahaman akuntansi yang lebih baik, di samping potensi perbedaan antara laporan laba dan kondisi arus kas nyata.

Bagi bisnis kecil dengan transaksi sederhana dan fokus utama pada pengelolaan arus kas harian, metode kas sering kali menjadi pilihan yang lebih praktis. Namun, seiring perkembangan usaha, terutama ketika bisnis mulai memiliki kontrak jangka panjang, piutang, atau hutang dagang, metode akrual akan lebih tepat digunakan karena mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan. Oleh karena itu, tidak ada satu metode yang mutlak lebih baik daripada yang lain; pemilihan metode sangat bergantung pada skala usaha, kompleksitas transaksi, dan kebutuhan informasi keuangan. Idealnya, pemilik bisnis kecil dapat memulai dengan metode kas, lalu beralih ke metode akrual seiring pertumbuhan usaha agar laporan keuangan tetap relevan dan bermanfaat dalam mendukung pengambilan keputusan.

Referensi

  • Bank of America. (n.d.). Cash vs. accrual-basis accounting: What’s best for my small business? Bank of America Business Resources. Diakses dari uraian perbedaan antara metode kas dan akrualBank of America.
  • NerdWallet. (2023, Agustus 7). Cash vs. Accrual Accounting: Differences Explained. Menjelaskan kelebihan dan keterbatasan masing-masing metode, serta rekomendasi untuk bisnis kecilNerdWallet.
  • Wikipedia. (2025, beberapa bulan lalu). Matching principle. Menjelaskan prinsip pencocokan dalam akuntansi akrual yang menyelaraskan pengakuan pendapatan dan beban di periode yang samaWikipedia.
  • Wikipedia. (2025, beberapa minggu lalu). Basis of accounting. Menjabarkan dua metode utama (kas dan akrual) serta definisi keduanyaWikipedia.