Pada artikel sebelumnya, sudah disampaikan bahwa dalam melakukan investasi, penting bahwa calon investor memahami metode yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan organisasi. Salah satu cara dalam melakukan analisis investasi adalah dengan menggunakan analisis vertical. Analisis vertical menitikberatkan kepada membandingkan nominal pada satu periode dari akun-akun turunan akun utama. Misalnya, membandingkan komposisi atau persentase cash dengan total asset dan account payable dengan current liabilities.

Konsep dasar melakukan analisis vertical adalah dengan  menunjukkan persentase masing-masing komponen laporan keuangan terhadap totalnya. Selain itu, analisis ini juga bisa digunakan untuk melihat struktur keuangan perusahaan atau untuk membandingkan bisnis di industri yang sama. Dengan mengetahui bobot atau komposisi akun-akun tersebut, data tersebut dapat membantu investor dalam menilai efisiensi operasional dan strategi keuangan perusahaan.

Berikut ini adalah contoh analisis vertical:

Pomipop Corp
Statement of Financial Position
As per December 31
20XX
Assets  $  1.955.000 100,000%
Current Assets  $      355.000 18,159%
Cash  $      200.000 10,230%
Account Receivable  $      150.000 7,673%
Inventory  $           5.000 0,256%
Non Current Assets  $  1.600.000 81,841%
Equipment  $      100.000 5,115%
Building  $      500.000 25,575%
Land  $      800.000 40,921%
Vehicle  $      200.000 10,230%
Liabilities  $  1.300.000 66,496%
Current liabilities  $      600.000 30,691%
Account Payable  $      300.000 15,345%
Notes Payable  $      200.000 10,230%
Salaries and Wages Payable  $        50.000 2,558%
Unearned Revenue  $        50.000 2,558%
Non Current Liabilities  $      700.000 35,806%
Bonds Payable  $      500.000 25,575%
Mortgage Payable  $      200.000 10,230%
Equity  $      655.000 33,504%
Share Capital  $      500.000 25,575%
Retained Earnings  $      155.000 7,928%
Total Liabilities and Equity  $  1.955.000 100,000%

Jika dilihat terkait dengan liabilities, maka bobot non current liabilities lebih besar daripada yang current liabilities dan dibarengi dengan besarnya non current assets dalam perusahaan. Adanya angka tersebut memungkinkan bahwa dikarenakan adanya ekspansi perusahaan atau perusahaan sedang bertumbuh, penting bagi mereka untuk dapat memahami bahwa cash berkurang akibat sedang digunakannya dana tersebut untuk pengembangan perusahaan.

Kalau menurut kalian, bagian mana lagi yang perlu diperhatikan?

Disclaimer: Pomipop Corp adalah perusahaan untuk contoh ilustrasi semata.

Reference:

  • Jerry J. Weygandt, Paul D. Kimmel (2022). Financial Accounting with International Financial Reporting Standards. Hoboken: John Wiley & Sons, Inc.