Bisnis e-commerce PT. Mei Bong membeli barang dagangan senilai $19.000 dari supplier dengan tarif Pajaka pertambahan nilai (PPN) 10%.

 

Jurnal akuntansi yang dilakukan :

Persediaan barang dagangan $19.000 (D)

Kas                      $17.100 (C)

PPN Masukan     $1.900 (C)

Penjelasan :

Bisnis e-commerce PT. Mei Bong melakukan pembelian barang dagangan senilai Rp $19.000 dari supplier. Nilai barang tersebut belum termasuk PPN sebesar 10%. Maka, bisnis e-commerce PT. Mei Bong membayar sebesar $19.000. Akun persediaan barang dagangan di isi dengan nilai barang yang dibeli, sedangkan akun kas diisi dengan nilai yang telah dibayarkan. Akun PPN masukan diisi dengan nilai PPN yang dibayar.

 

Bisnis E-Commerce PT. Mei International menjual barang dagangan senilai Rp 1.000.000.000 dengan tarif PPn 10%.

Jurnal akuntansi yang dilakukan :

Kas                              Rp 1. 000.000.000 (D)

Pendapatan Penjualan          Rp 900.000.000 (C)

PPN Keluaran                      Rp  100.000.000 (C)

 

Penjelasan :

Bisnis e-commerce PT. Mei International melakukan penjualan barang dagangan senilai Rp 1.000.000.000 dengan tarif PPN 10%. Maka, bisnis e-commerce PT. Mei International akan menerima uang tunai sebesar Rp 1.000.000.000 dari pembeli. Nilai pendapatan penjualan disisi dengan nilai penjualan dikurangi PPN keluaran, yaitu Rp 1.000.000.000/(1+10%) = Rp 900.000.000,-. Akun kas diisi dengan nilai uang yang diterima dari penjualan, sedangkan akun PPN keluaran diisi dengan  nilai PPN yang dibebankan pada pembeli.

 

References

Micheal Higgins. (2021). The Future of Accounting : Will Digital Transformation Impact Accountants ?. Forbes Technology Council. May 19, 2021.

Media Industry Accounting Group. (2015). Making Sense of a complex world. Online gaming : Real issues in virtual worlds. Issue : 8, May 2015.

www.pwc.com/miag

Image Source: Google Images