MEMAHAMI KONSEP DASAR ETIKA MANAGEMENT

Salah satu contoh etika manajemen dalam kehidupan sehari-hari adalah prinsip-prinsip dan praktik etika yang digunakan oleh orang-orang yang bekerja dalam posisi manajemen atau kepemilikan. Ini termasuk memastikan bahwa manajer tidak memperlakukan setiap anggota timnya dengan cara yang tidak adil atau tidak adil berdasarkan ras, jenis kelamin, agama, atau latar belakang lainnya. Manajer yang baik memastikan bahwa karyawan menerima penghargaan yang setimpal dan memiliki peluang untuk berkembang dalam karir mereka. Manajer juga dapat mempertimbangkan etika lingkungan dengan mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Manajer memiliki peran penting dalam membangun budaya bisnis yang bermoral yang mendorong integritas, etika kerja, dan tanggung jawab sosial. Manager harus menghindari situasi di mana kepentingan pribadi mereka bertentangan dengan kepentingan organisasi. Mereka harus menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan perusahaan atau timnya.  Bahkan jika itu berarti mengorbankan keuntungan jangka pendek untuk nilai moral yang lebih tinggi, manajer harus mempertimbangkan etika saat membuat keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, etika manajemen berarti bertindak dengan benar, adil, dan etis dalam posisi manajemen atau kepemimpinan serta memastikan bahwa nilai-nilai etika memengaruhi budaya tim atau organisasi Anda. Ini meningkatkan keharmonisan dan produktivitas di tempat kerja dan membantu keberhasilan tim atau perusahaan Anda dalam jangka panjang.

Moral Judgment adalah cara agar bagaimana suatu individu dapat menentukan pilihan yang tepat yang sesuai dengan prinsip moral. Contoh Developing Moral Judgment dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut :

Keluarga menggunakan bahan makanan berkualitas baik. Walaupun memakan biaya, tetapi akan tidak membahayakan bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Melaporkan uang hilang ke pihak yang berwajib. Menjaga kebersihan suatu tempat.

Begitu juga dalam perusahaan, moral judgement juga dilakukan dalam perusahaan, seperti berikut :

Immoral Management. Dalam sebuah tugas kelompok terdapat dua (2) anggota, yaitu Adi dan Budi. Adi sibuk mengerjakan tugas tersebut hingga rela tidak bisa berlibur pada akhir pekan demi mengejar deadline. Di sisi lain, Budi justru bermalas-malasan dan tidak membantu Adi sama sekali dalam mengerjakan tugasnya. Pada saat sesi presentasi, dosen memuji hasil kerja kelompok tersebut. Budi merespon dengan berkata bahwa dia bekerja sangat keras agas hasil tugas kelompok tersebut memuaskan. Contoh tersebut termasuk immoral management, karena Budi mengambil kredit atas seluruh pencapaian dan kerja keras yang dilakukan oleh Adi. Budi hanya memikirkan personal gain yang dapat diraih dari pujian dosen tersebut. Padahal, Budi tidak berkontribusi dan tidak berhak atas hasil yang dicapai kelompok tersebut.

Contoh Developing Moral Judgment dalam perusahaan. Dalam perusahaan, moral judgement merupakan salah satu aspek yang paling penting karena dapat mencegah berbagai macam hal yang buruk seperti kesenjangan dan kecurangan. Moral judgement juga dapat ditentukan dari kebiasaan dan kultur dalam perusahaan agar semua karyawan baru akan mengikuti moral yang sudah berlaku di suatu perusahaan. Contoh moral judgement seperti melaporkan tindakan kecurangan dari teman kantor, tidak membully karyawan baru, tidak menjatuhkan karyawan lain menggunakan cara yang idak etis dan lain sebagainya.

Sebagai Contoh Moral Management dalam perusahaan sebagai berikut :

Dalam sebuah tugas kelompok, Adi menjadi ketua kelompok atas sebuah proyek yang diberikan oleh dosen. Proyek tersebut dirasa sangat susah sehingga sulit untuk dikerjakan oleh Adi dan teman-temannya. Sebagai ketua kelompok dengan moralitas yang tinggi, Adi dengan sungguh-sungguh belajar dari sumber lain yang terdapat di internet. Contoh tersebut termasuk moral management, karena Adi tidak memilih cara yang curang dengan melakukan joki tugas dan memilih cara yang etis dalam menyelesaikan tanggung jawabnya.

Contoh Amoral Management dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut :

Budi sedang dalam tahap ujian akhir semester. Dalam mengerjakan soal, Budi bersikap jujur dengan mengerjakan soalnya sendirian tanpa bantuan dari teman lain. Budi mencari jawaban di internet tanpa memberikan referensi yang jelas. Pada akhirnya, kegiatan yang dilakukan Budi ini dianggap menyontek. Contoh tersebut termasuk unintentional amoral management, karena Budi tidak bermaksud untuk menyontek. Namun, cara yang dilakukan ternyata salah dan sama dengan menyontek.

Referensi:

Archie B. Carroll, Jill Brown, Ann K. Buchholtz. (2018). Business & Society: Ethics, Sustainability & Stakeholder Management. 10. Cengage Learning. Boston. ISBN: 9781305959828.

Image Source: Google Images

Comments :