Terlepas dari definisi akuntansi, ternyata ada banyak sekali istilah perlu dipahami. Setiap istilah memiliki definisi dan bahkan akronim berbeda. Untuk itu, simak baik-baik beberapa istilah di bawah ini.

  • Asset
    Dalam dunia akuntansi, asset terbagi menjadi dua jenis yaitu:
  • Asset Lancar
    merupakan sebuah asset yang dimana dalam jangka waktu 1 tahun atau sesuai periode tertantu akan dikonversikan menjadi uang tunai.
  • Asset Tetap
    merupakan asset yang sifatnya jangka panjang dan dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun akan memberikan keuntungan yang lebih besar, salah satu contohnya adalah tanah.
  • Kelas Asset
    Terdapat 3 jenis kelas asset yang wajib dipahami. Pertama adalah ekuitas, kedua dalam pendapatan tetap, dan yang ketiga adalah obligasi.
  • Piutang Usaha
    Dalam dunia akuntansi, piutang usaha merupakan istilah yang paling sering didengar. Jenis istilah ini sangat penting untuk dipahami karena hingga saat ini, terdapat sebagian besar orang yang masih salah mengartikan nama piutang dan hutang. Piutang usaha adalah jumlah tanggungan yang harus dibayarkan oleh klien.
  • Hutang Usaha
    Selain piutang, ada juga istilah lainnya yaitu hutang usaha. Yang dimana pengertiannya adalah jumlah tanggungan yang harus dibayarkan oleh perusahaan yang telah menggunakan jasa atau barang kreditor.
  • Modal
    merupakan seluuh aset keuangan yang dimiliki oleh perusahaan seperti uang tunai hingga barang
  • Neraca
    Laporan keuangan milik perusahaan dalam periode waktu tertentu. Isi dari neraca sangatlah bergam dan dapat dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat dan jenisnya.
  • Akuntan Publik Bersertifikat
    Sebuah penunjukan kepada seorang akuntan yang telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan lulus dari ujian CPA standard.
  • Arus Kas
    Semua aktivitas keuangan yang bisa berupa pendapatan atau bebean yang diharapkan mampu dihasilkan melalui aktivitas usaha ‘
  • Kredit
    Entri akuntansi yang berpotensial menurunkan kekayaan atau asset perusahaan’
  • Harga Pokok Penjualan
    Pengeluaran yang berkaitan dengan operasional bisnis atau pengeluaran langsung dari perusahaan.
  • Diversifikasi
    Pengalokasian investasi modal ke dalam berbagai asset dengan tujuan untuk menghindari risiko bisnis secara berlebihan
  • Biaya

a. Biaya variable: pengeluaran yang nominalnya bisa berubah setiap saat

b. Biaya tetap: biaya pembayaran dalam jangka waktu teratur

c. Biaya operasi: semua pengeluaran yang berkaitan secara tidak langsung dalam operasional perusahaan’

d. Biaya yang masih harus dibayar: biaya yang belum dibayarkan

 

  • Debit
    Berkebalikan dengan kredit, debit adalah entri akuntansi yang menunjukkan bahwa adanya kenaikan jumlah asset atau kekayaan.
  • Kebangkrutan
    suatu kondisi atau keadaan di mana perusahaan tidak mampu lagi untuk memenuhi kewajibannya.
  • Ekuitas dan Ekuitas Pemilik
    Ekuitas adalah asset yang dikurangi dengan kewajiban. Sedangkan, ekuitas pemilik adalah jumlah presentase kepemilikan saham yang dimiliki oleh pihak tertentu
  • Laba Bersih
    keuntungan yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi dengan semua total biaya.
  • Laba atas Investasi
    Ukuran yang dipakai untuk melihat presentase keuntungan dengan cara menggunakan rumus laba bersih dibagi dengan biaya investasi.

 

Referensi:

Image Source: Google Images