Akuntansi merupakan salah satu bidang professional yang banyak mengalami perubahan dari masa lalu, masa kini, hingga masa mendatang. Perubahan dalam akuntansi disebabkan karena pesatnya inovasi yang dihasilkan oleh manusia untuk menciptakan sebuah solusi yang inovatif dan kreatif dalam memecahkan masalah (Khanom, 2017). Perubahan inilah yang mulai mentransformasi seluruh aspek dalam akuntansi untuk bertransisi dari tradisional yang serba manual menjadi terdigitalisasi yang mengotomatisasikan seluruh prosedur pencatatan laporan keuangan yang serba cepat (Friday & Japhet, 2020).

Membahas lebih lanjut, perkembangan akuntansi di era revolusi industri 4.0 sudah tidak memungkinkan lagi para akuntan untuk bekerja dengan menggunakan software tradisional atau secara manual dalam menangani jumlah data yang besar. Mengingat terjadinya perubahan ekspektasi pelanggan yang menuntut kecepatan dalam memproses informasi keuangan serta tingginya permintaan, menjadikan teknologi sebagai megatrend bagi akuntansi dan bisnis untuk menjaga stabilitas kelangsungan usaha secara jangka panjang (Khanom, 2017). Namun, membahas sisi keunggulan maupun kelemahannya saja tidak cukup, apabila akuntan tidak mampu mengadopsi sistem yang tepat untuk membantu mengintegrasikan kegiatan pencatatan akuntansi berbasis teknologi, dimana pada umumnya peranan teknologi adalah untuk membantu perusahaan dan seluruh manusia untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat dan fleksibel. Oleh karena itu, berikut merupakan beberapa software akuntansi dalam Deniswara et al., (2020) yang dapat digunakan oleh entitas dan akuntan dalam menjalani kegiatan operasionalnya, antara lain:

  1. Hadoop: Merupakan salah satu sistem perangkat lunak sumber terbuka yang digunakan untuk membantu menganalisis data dalam jumlah besar dan menghasilkan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan keuntungan bisnis. Sesuai dengan Rezaee & Wang, (2019) bahwa seiring dengan berjalannya waktu, data akan semakin bertumbuh besar dan mempengaruhi ranah akuntansi baik praktisi maupun akademisi, sehingga perlu adanya kesadaran sejak dini untuk memiliki pengetahuan dalam memproses big data dengan memanfaatkan data tersebut dalam mengidentifikasi dan menganalisis peluang besar yang dapat diraih di masa mendatang.
  2. R-Programming: Merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dibuat untuk membantu membaca data-data yang disajikan dalam bentuk statistik dan grafik. Perangkat lunak ini termasuk dalam jenis aplikasi yang dapat membantu proses analisis data, karena dapat membantu memberikan informasi dan penjelasan kepada pengguna yang kurang memahami pembacaan data dalam bentuk grafik. Hal ini meningkatkan efektivitas kerja, terutama dalam proses pengambilan keputusan (Najafabadi et al., 2015). Evolusi big data telah menghadirkan berbagai kemungkinan bagi perusahaan apabila dapat diolah dengan tepat, yang dengan menyajikan representasi data dalam bentuk visualisasi yang mudah dipahami, akan melahirkan wawasan dan pengetahuan baru yang lebih luas untuk berinovasi atau mengembangkan performa perusahaan secara berkelanjutan. Selain itu, akuntan dapat mengomunikasikan proses alokasi dana dan asset yang dimiliki dengan lebih efektif kepada pihak kepentingan lainnya (finance, top management), sehingga terbentuk sebuah prospek kerja yang lebih maju (Rezaee & Wang, 2019).
  3. IBM SPSS Modeler: Platform terintegrasi untuk membantu memprediksi kejadian di masa depan berdasarkan data yang diperoleh. Penggunaan algoritma dan teknik analisis yang canggih diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi dan meminimalkan risiko yang berpotensi merugikan perusahaan serta para pemangku kepentingan (Munoko et al., 2020).
  4. Data Mining: Aplikasi yang terintegrasi melalui ekstraksi data dalam jumlah besar yang dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dapat menggunakan teknik statistik dan ilmu matematika. Data Mining dapat membantu pengguna dan pembaca untuk menemukan informasi Big Data terbaru (Kroon et al., 2021).
  5. Cloud Accounting: Cloud dapat menghadirkan service, platform, ataupun infrastructure untuk membantu pengelolaan pekerjaan yang berjalan dengan efektif. Menurut Khanom, (2017) akuntansi dapat terintegrasi dengan penggunaan cloud untuk membantu proses pengerjaan dan memproyeksikan hasil laporan keuangan secara real-time dan fleksibel untuk membantu penyampaian kepada para pemimpin yang mengambil keputusan terkait dengan penentuan tindakan perusahaan di masa mendatang. Integrasi cloud memiliki banyak keunggulan, seperti mengurangi penggunaan biaya walaupun membutuhkan biaya investasi di awal yang tinggi, meningkatkan fleksibilitas kerja dengan tata akses data yang dapat dilakukan tanpa waktu dan tempat tertentu, hingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu dalam menyajikan informasi keuangan. Tetapi, Khanom, (2017) menyampaikan bahwa juga terdapat beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan oleh akuntan modern, seperti rawannya pencurian data yang diakses secara ilegal, kegagalan jaringan Internet yang menghambat proses kerja, hingga tingkat keamanan yang perlu ditingkatkan mulai dari penggunaan email dan lainnya. Sistem cloud juga telah banyak digunakan di Kantor Akuntan Publik untuk membantu auditor dalam melakukan pengumpulan, penelusuran, dan analisis data yang lebih fleksibel dengan waktu yang lebih efisien agar dapat menjaga perputaran perekonomian yang cepat.
  6. Generalized Audit Software / Audit Command Language: Software yang digunakan para auditor dalam menelusuri data dan menganalisisnya secara lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang lebih efisien. Penggunaan sistem aplikasi dapat membantu auditor dalam memproyeksikan data visual yang mudah dibaca dan dipahami untuk menjadi dasar dalam memperoleh temuan dan membuat opini audit.
  7. Artificial Intelligence / Blockchain: Salah satu teknologi tingkat tinggi yang mulai menjadi perhatian adalah AI dan blockchain. Menurut ICAEW, (2018) perkembangan profesi akuntan di masa mendatang akan bergantung kepada penerapa AI yang membantu memvalidasi dan reliabilitas big data dalam waktu singkat, sehingga meminimalisir terjadinya human error dalam membaca data dan memproyeksikannya sebagai data laporan keuangan. Pada tahap ini, akuntan berperan sebagai final judgment yang memberikan penilaian akhir melalui komunikasi atau konsultasi kepada beberapa pihak kepentingan (ACCA, 2020). Selain itu, dengan penerapan berbasis blockchain seperti smart contract, ethereum, dan jenis lainnya, dapat membantu mengarahkan transaksi digital yang tercatat secara real-time dan menjamin keamanan data yang tinggi.

REFERENSI

  • ACCA. (2020). Future ready: Accountancy careers in the 2020s. 1–72. https://www.accaglobal.com/in/en/professional-insights/pro-accountants-the-future/future_ready_2020s.html
  • Deniswara, K., Handoko, B. L., & Mulyawan, A. N. (2020). Big data analytics: Literature study on how big data works towards accountant millennial generation. International Journal of Management, 11(5), 376–389. https://doi.org/10.34218/IJM.11.5.2020.037
  • Friday, I., & Japhet, I. (2020). Information technology and the accountant today: What has really changed? Journal of Accounting and Taxation. https://doi.org/10.5897/jat2019.0358
  • ICAEW. (2018). Artificial Intelligence and The Future of Accountancy.
  • Khanom, T. (2017). Cloud Accounting: A Theoretical Overview. IOSR Journal of Business and Management, 19(06), 31–38. https://doi.org/10.9790/487x-1906053138
  • Kroon, N., Do Céu Alves, M., & Martins, I. (2021). The impacts of emerging technologies on accountants’ role and skills: Connecting to open innovation-a systematic literature review. In Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity. https://doi.org/10.3390/joitmc7030163
  • Munoko, I., Brown-Liburd, H. L., & Vasarhelyi, M. (2020). The Ethical Implications of Using Artificial Intelligence in Auditing. Journal of Business Ethics. https://doi.org/10.1007/s10551-019-04407-1
  • Najafabadi, M. M., Villanustre, F., Khoshgoftaar, T. M., Seliya, N., Wald, R., & Muharemagic, E. (2015). Deep learning applications and challenges in big data analytics. Journal of Big Data, 2(1), 1–21. https://doi.org/10.1186/s40537-014-0007-7
  • Rezaee, Z., & Wang, J. (2019). Relevance of big data to forensic accounting practice and education. Managerial Auditing Journal. https://doi.org/10.1108/MAJ-08-2017-1633

Image Sources: Google Images