Convergent validity bertujuan untuk mengetahui validitas setiap hubungan antara indikator dengan konstruk atau variabel latennya. Terdapat dua jenis validitas dalam PLS SEM, yaitu validitas konvergen dan validitas diskriminan. Validitas konvergen mempunyai makna bahwa seperangkat indikator mewakili satu variabel laten dan yang mendasari variabel laten tersebut. Perwakilian tersebut dapat didemonstrasikan melalui unidimensionalitas yang dapat diekspresikan dengan menggunakan nilai rata-rata varian yang diekstraksi (Average Variance Extracted / AVE). Nilai AVE setidak-tidaknya sebesar 0,5. Nilai ini menggambarkan validitas konvergen yang memadai yang mempunyai arti bahwa satu variabel laten mampu menjelaskan lebih dari setengah varian dari indikator-indikatornya dalam rata-rata (Ghozali, 2016).

Dalam melakukan pengujian convergent validity dapat dinilai berdasarkan outer loadings atau loading factor dan Average Variance Extracted (AVE). Biasanya dalam penelitian digunakan batas loading factor sebesar 0,70. Suatu indikator dapat dinyatakan memenuhi convergent validity dan memiliki tingkat validitas yang tinggi ketika nilai outer loadings > 0,70, sedangkan nilai Average Variance Extracted (AVE) > 0,50 (Chin & Todd, 1995).  Sebagai contoh masing-masing indikator pada variabel penelitian memiliki nilai outer loadings > 0,70, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator telah memenuhi convergent validity dan memiliki nilai yang tinggi. Sebagai contoh nilai Average Variance Extracted (AVE) pada masing-masing variabel penelitian > 0,50. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel penelitian telah memenuhi convergent validity yang baik (Sekaran & Bougie, 2016).

Referensi:

  • Ghozali, I. (2016) Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23. Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  • Sekaran, U. & Bougie, R.J., (2016). Research Methods for Business: A skill Building Approach. 7th¬†Edition, John Wiley & Sons Inc. New York, US.

Image Sources: Google Images