Dampak Positif dan Negatif Revolusi Indutri 4.0 Dalam Perekonomian dan Bisnis

Revolusi industry 4.0 yang telah kita jalani sekarang ini, mau tidak mau memberikan beberapa dampak dalam pereknomian dan dunia bisnis. Adapun dampak – dampaknya tersebut ada yang dapat dikategorikan sebagai dampak positif maupun dampak negatif. Dalam artikel ini akan disajikan beberapa dampak positif dan negatifnya.

Dampak Positif Revolusi Industry 4.0

  1. Semakin mudah mengakses informasi dan berkomunikasi.

Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Diakui ataupun tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pikir masyarakat dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.

  1. Terjadinya efisiensi dan efektifitas produksi.

Jika terwujud 4 prinsip revolusi industri, maka industrimemiliki kemungkinan untuk efisiensi dan efektifitas produksidengan biaya yang tidak lagi mahal. Sehingga ada sisa biaya yangdapat dialokasikan ke kebutuhan lain yang tidak melibatkanbanyak unsur teknologi

  1. Peningkatan pendapatan nasional.

Industrialisasi memungkinkan negara-negara mengoptimalkansumber daya mereka yang mulai berkurang. Industrialisasimeningkatkan kuantitas dan kualitas akan barang-barang yangdiproduksi suatu perusahaan. Inilah yang membuat kontribusilebih besar pada produk nasional bruto atau Gross NationalProduct (GNP).

  1. Standar hidup yang lebih tinggi.

Dalam masyarakat industri, tenaga kerja lebih berharga.Apabilaproduktivitas lebih tinggi maka pendapatan individu meningkat.

  1. Stabilitas ekonomi.

Negara yang bergantung pada produksi dan ekspor bahan mentahsaja tidak dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yangcepat. Permintaan yang terbatas dan fluktuatif akan produkpertanian dan bahan mentah didukung ketidakpastian alam akanmenghambat kemajuan ekonomi. Kemajuan ekonomi yangterhambat mengarah pada ekonomi yang tidak stabil atau tidakaman.

  1. Peningkatan neraca pembayaran.

Industrialisasi mengubah pola perdagangan luar negeri di dalam suatu negara.Peningkatan ekspor barang-barang manufaktur lebihmenguntungkan dalam valuta asing. Pada saat yang samamemproses bahan mentah di dalam negeri akan membatasi imporbarang sehingga menghemat devisa. Dampak orientasi ekspor dan substitusi impor dari industrialisasi membantu meningkatkanneraca pembayaran.

  1. Menstimulasi kemajuan sektor lain.

Industrialisasi mendorong kemajuan sektor-sektor ekonomilainnya.Perkembangan pada satu industri berdampak padapengembangan dan perluasan industri terkait.

  1. Peningkatan peluang kerja.

Industrialisasi memberikan peningkatan kesempatan kerja padaindustri skala kecil dan besar.Industri menyerap pekerja yang menganggur dan pengangguran dari sektor pertanian sehinggameningkatkan pendapatan masyarakat.

  1. Spesialisasi pekerja lebih besar.

Industrialisasi membuka jalan pada tenaga kerja khusus atautenaga kerja ahli untuk lebih dikenal.Pembagian kerja inimeningkatkan produk nilai marjinal tenaga kerja.Tenaga kerjakhusus lebih menguntungkan. Pendapatan sektor pekerja diindustri rata-rata akan lebih tinggi daripada pekerja di sektorpertanian.

Dampak Negatif Revolusi Industry 4.0

  1. Rentan dengan serangan siber

Revolusi industri 4.0 akan sangat lekat dengan dunia teknologi dimana salah satu hal yang bisa dilihat mulai banyak ditemukan saat ini adalah internet of things (IoT).  Produk-produk IoT menghilangkan batas fisik antara proses produksi dengan sistem jaringan oleh karena itu sangat rentan dengan serangan siber apabila tidak dijaga dengan sistem keamanan yang solid dan tangguh. Salah satu produk IoT adalah aplikasi absensi karyawan dimana bisa langsung terhubung ke manajemen HRD melalui internet namun dengan sistem keamanan yang lebih baik sehingga data aset anda bisa lebih aman.

  1. Investasi SDM yang tidak murah dan minim

Perusahaan yang ingin menggunakan sistem otomatisasi dan juga teknologi tinggi tentunya harus memiliki sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk bisa menggunakan sarana canggih tersebut. Oleh karena itu, perusahaan harus rela mengeluarkan dana untuk investasi dalam memberikan pelatihan keterampilan dan juga sertifikasi pada karyawan yang sudah dimiliki atau siap memberikan gaji yang layak dan lebih tinggi bagi tenaga kerja yang memiliki keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.

  1. Dampak teknologi terhadap lingkungan

Selama manusia menggunakan mesin untuk bekerja maka kebutuhan energi akan tetap tinggi dan hingga sekarang belum ada sumber energi yang mencukupi bisa digunakan untuk kegiatan produksi dalam skala besar selain dengan menggunakan bahan bakar fosil. Semakin tinggi kegiatan produksi manufaktur, maka akan berbanding lurus dengan tingginya pembuangan limbah yang bisa mengancam lingkungan hidup secara global.

  1. Manusia menjadi serba ketergantungan dan malas

Media informasi memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh penggunaannya. Terlalu atraktifnya, membuat masyarakat seakan-akan menemukan dunianya sendiri yang membuatnya terasa nyaman dan tidak mau melepaskannya. Bagi seseorang yang telah terbiasa menggunakan teknologi informasi, cenderung malas karena mereka menjadi lebih tertarik untuk menggunakan aplikasi/fasilitas yang ada ketimbang harus direpotkan. Sebenarnya dengan revolusi industri 4.0 ini dapat dijadikan sebagai wadah informasi dan komunikasi atau bahkan sebagai hiburan untuk melepas penat/stress.

  1. Urbanisasi

Akibat industrialisasi, orang-orang dari pedesaan akan migrasi kekota karena mencari pekerjaan di pabrik. Urbanisasi adalahperpindahan masyarakat dari desa ke kota. Akibatnya, populasipenduduk di kota meningkat.

  1. Terjadinya kesenjangan pendapatan

Pemisahan modal dan tenaga kerja menciptakan perbedaanpendapatan antara buruh dan orang-orang yang mengendalikansumber daya modal.

 

BLH