Auditor Judgment Dalam Pemberian Opini Audit

Kualitas pekerjaan auditor dapat dilihat dari kualitas judgment dan keputusan yang diambil, sehingga keputusan atau pertimbangan yang dilakukan oleh auditor sangatlah berpengaruh dalam pekerjaan yang dilakukan. Pertimbangan dan keputusan yang baik akan menghasilkan kualitas yang baik dan begitu sebaliknya.

Judgment merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh auditor dalam melaksanakan tugasnya terutama dalam mengaudit laporan keuangan. Judgment tersebut tergantung pada perolehan bukti dan pengembangan bukti tersebut sehingga menghasilkan keyakinan yang muncul dari kemampuan auditor dalam menjelaskan bukti-bukti yang diuraikan. Semakin handal judgment yang diambil oleh auditor maka semakin handal pula opini audit yang dikeluarkan oleh auditor.

Dalam penetapan opini, audit judgment berperan penting. Auditjudgment merupakan suatu pertimbangan atau keputusan atas persepsi dan hasil dalam menanggapi informasi yang diperoleh dalam menjalankan tugasnya ditambah dengan faktor-faktor dari dalam diri seorang auditor, sehingga menghasilkan suatu penilaian yang digunakan oleh auditor. Proses judgment tergantung pada kedatangan informasi sebagai suatu proses unfolds. Kedatangan informasi bukan hanya mempengaruhi pilihan tetapi juga mempengaruhi cara pilihan tersebut dibuat. Audit judgment diperlukan pada saat berhadapan dengan ketidakpastian dan keterbatasan informasi maupun data yang didapat, dimana pemeriksa dituntut untuk bisa membuat asumsi yang bisa digunakan untuk membuat judgment dan mengevaluasi judgment. Audit judgment adalah kebijakan auditor dalam menentukan pendapat mengenai hasil audit yang mengacu pada pembentukan suatu gagasan, pendapat atau perkiraan mengenai suatu objek, peristiwa, status atau jenis peristiwa lainnya.

Seorang auditor dalam membuat audit judgment disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor tersebut adalah keahlian, tekanan ketaatan, dan tekanan anggaran waktu.Keahlian adalah kemampuan yang mendasar bagi seorang auditor. Keahlian seseorang dapat diukur dengan beberapa unsur yaitu kemampuan, pengetahuan dan pengalaman.Tingkat pengetahuan yang dimiliki auditor merupakan hal yang sangat penting yang dapat mempengaruhi auditor dalam mengambil keputusan. Pengalaman yang dimaksud dikaitkan dengan masa kerja yang telah ditempuh seseorang.Semakin lama auditor bekerja, semakin berpengalaman auditor dalam membuat audit judgment. Hal ini bisa dilihat dari hasil audit yang diberikan auditor. Dimana pada saat auditor berhadapan dengan ketidakpastian, auditor dituntut untuk bisa membuat asumsi yang bisa digunakan  untuk membuat judgment atau mengevaluasi judgment. Maka auditor yang tidak berpengalaman akan menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan auditor yang berpengalaman.

BLH