Kantor Akuntan Publik Terkenal, Masih Merpengaruhkan di Negara yang Tingkat Kepatuhan Hukumnya Rendah?

Mengapa Kantor Akuntan Publik besar yang dikenal dengan The Big Four dianggap mempunyai kualitas yang lebih bagus dibanding kantor akuntan publik lain? Argumen mengenai hal ini dijelaskan oleh penelitian DeAngelo tahun 1981. De Angelo berargumen bahwa Kantor Akuntan Publik besar ini mempunyai risiko yang lebih besar untuk dituntut di Amerika. Seperti diketahui, hukum di Amerika termasuk dalam hukum yang sangat ketat. Kemungkinan KAP untuk dituntut oleh klien atau publik atas kegagalan auditnya sangat besar. Tuntutan itu dapat berujung pembayaran ganti rugi yang sangat besar. Semakin besar KAP-nya, semakin besar pula ganti rugi yang dapat dituntut oleh penuntut. Dengan demikian, KAP besar akan berusaha meminimalisir risiko tuntutan tersebut dengan kualitas audit yang bagus sehingga meminimalisir kegagalan audit.

Argumen yang lain tentang mengapa KAP besar cenderung mempunyai kualitas audit yang bagus adalah karena KAP besar sudah mempunyai reputasi yang bagus. Industri asurans adalah industry kepercayaan, sekali kepercayaan itu hilang, maka akan hilang pulalah pendapatan dari KAP. KAP besar telah menginvestasi sangat besar untuk membangun reputasi, sehingga mereka mempunyai insentif untuk tidak mengalami kegagalan audit yang bisa membuat mereka gulung tikar.

Nah, dari kedua argumen ini tentu saja sulit dilihat di negara-negara yang sistem hukumnya sangat bagus seperti Amerika. Untuk menguji apakah KAP besar seperti Big Four masih punya pengaruh di negara yang kepatuhan hukumnya rendah, artikel ini mengambil sampel di Indonesia dalam kurun waktu 2008 sampai dengan 2015. Indonesia merupakan seting yang unik karena KAP internasional termasuk Big four hanya bisa masuk ke pasar asurans jika menggandeng partner lokal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa KAP Big Four ternyata dipandang mempunyai kualitas bagus oleh kreditor perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penggunaan KAB besar berkorelasi negatif dengan tingkat biaya bunga yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Untuk lebih detailnya, silakan dibaca artikel di bawah ini

Kurniawati, H., Van Cauwenberge, P., & Vander Bauwhede, H. (2019). Affiliation of Indonesian audit firms with Big4 and second‐tier audit firms and the cost of debt. International Journal of Auditing.

#accountingresearchcorner #auditquality #BIGFOUR

HK