MEMAHAMI EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Efektivitas merupakan suatu tolok ukur yang menggambarkan sejauh mana tujuan yang ingin dicapai. Efektivitas ialah suatu ukuran yang mengungkapkan seberapa jauh (kuantitas, kualitas, dan waktu) telah mampu dicapai. Efisiensi dapat dikaitkan dengan efektivitas, namun apabila terjadi peningkatan pada efektivitas, belum tentu efisiensi ikut meningkat (Umar, 2008). Pengertian efektivitas lebih berorientasi kepada keluaran sedangkan masalah penggunaan masukan kurang menjadi perhatian utama. Apabila efisiensi dikaitkan dengan efektivitas maka walaupun terjadi peningkatan efektivitas belum tentu efisiensi meningkat (Sedarmayanti, 2009: 59).

Sistem informasi akuntansi mengelola berbagai data transaksi baik keuangan maupun non keuangan yang mempengaruhi pengolahan transaksi keuangan. Transaksi keuangan dan non keuangan saling berkaitan dan sering kali diproses dengan sistem fisik yang serupa (Hall, 2007). Sistem informasi akuntansi bermanfaat untuk mendukung proses kegiatan bisnis. Sistem informasi akuntansi dapat dianggap sebagai sebuah perangkat sistem informasi manajemen yang menyajikan informasi akuntansi, keuangan dan informasi lain yang berasal dari pengelolaan rutin transaksi akuntansi (Jones dan Rama, 2008).

Efektivitas sistem informasi akuntansi yaitu gambaran sejauh mana target dicapai dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data elektronik, kemudian mengubahnya menjadi informasi yang berguna serta menyediakan laporan formal yang dibutuhkan dengan baik secara kualitas maupun waktu (Damayanthi, 2012). Handoko mengemukakan bahwa efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan, menyangkut bagaimana melakukan pekerjaan yang benar. Efektivitas penggunaan atau pengimplementasian teknologi sistem informasi dalam suatu perusahaan dapat dilihat dari kemudahan pemakai dalam mengidentifikasi data, mengakses data dan menginterpretasikan data (Jumaili, 2005).

Efektivitas sistem informasi akuntansi, yang diukur menggunakan enam indikator yaitu kualitas sistem (system quality), pengguna informasi (information quality), kualitas layanan (service quality), pengguna informasi (informasi use), kepuasan pengguna (user satisfaction), dan manfaat penggunaan (net benefit).

(MY)