Mengenal Saham Syariah

Banyak yang meragukan hukum dalam islam untuk berinvestasi di saham. Melihat issues ini IDX meluncurkan produk-produk investasi syariah diantaranya adalah Saham Syariah. Saham Syariah adalah jenis saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di Pasah Modal. Jenis saham syariah yang tercatat di BEI maupun tidak, dimasukan ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan akan di update secara berkala oleh OJK. Pengupdatean tentang DES ini dilakukan setiap bulan Mei dan November tiap tahunnya. Saat ini, OJK sudah memiliki kreteria seleksi saham syariah yang dapat kita kenali adalah sebagai berikut :

  1. Emiten tidak melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
    a. perjudian dan permainan yang tergolong judi
    b. perdagangan yang dilarang menurut syariah, antara lain:
    – perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang/jasa
    – perdagangan dengan penawaran/permintaan palsu
    c. jasa keuangan ribawi, antara lain:
    – bank berbasis bunga
    – perusahaan pembiayaan berbasis bunga
    d. jual beli risiko yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir), antara lain asuransi konvensional
    e. memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan, dan/atau menyediakan antara lain
    – barang atau jasa haram zatnya (haram li-dzatihi)
    – barang atau jasa haram bukan karena zatnya (haram lighairihi) yang ditetapkan oleh DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia)
    – barang atau jasa yang merusak moral dan/atau bersifat mudarat
    f. melakukan transaksi yang mengandung unsur suap (risywah) dan
  2. Emiten memenuhi rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
    a. total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45% atau
    b. total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari
    10%

Dari kreteria diatas yang mudah dipahami, maka kita dapat mengenali sendiri saham yang berbasis syariah untuk kita berinvestasi. Jadi, tidak perlu ragu lagi untuk berinvestasi. Yuk Nabung Saham.

source : idx.co.id

MK