People Innovation Excellence

Inovasi dan Trend Akuntansi Hari Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan sistem pelaporan emiten dengan menggunakan Exstensible Business Reporting Language (XBRL) sehingga dapat meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan,”Pelaporan berbasis XBRL ini akan meningkatkan kualitas informasi pelaporan yang disampaikan oleh perusahaan tercatat, yaitu dengan menghasilkan laporan keuangan yang dapat diterima secara global,”kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito di Jakarta, Senin (22/6).

Apakah XBRL?

Definisi XBRL (eXtensible Bussines Reporting Language) adalah suatu standar terbuka berbasis XML yang mendukung pemodelan informasi serta ekspresi makna semantik yang biasanya dibutuhkan oleh pelaporan bisnis. XBRL menggunakan sintaks XML serta teknologi berbasis XML untuk menjeaskan semantiknya.

XBRL muncul karena adanya integrasi antara teknologi informasi dengan kebutuhan bisnis. Saat ini XBRL sudah menjadi format standar dalam penyampaian dan pertukaran informasi keuangan dan bisnis. Setiap data atau elemen didalam laporan keuangan akan memiliki identitas khusus, identitas ini akan membuat data menjadi lebih berguna. Setiap pengguna juga dapat melakukan kostumasi informasi dan mengakses informasi keuangan sesuai dengan format yang mereka inginkan dengan lebih akurat.

Fungsi yang dimiliki oleh XBRL ini tidak hanya dinikmati oleh perusahaan yang menyajikan laporan keuangan tetapi juga oleh pihak-pihak yang memanfaatkan laporan keuangan. XBRL menciptakan model pelaporan yang lebih baik dibandingkan dengan laporan keuangan yang berbasis kertas dan elektronik dalam format HTML, PDF, DOC, dan XLS. XBRL memfasilitasi terciptanya alur distribusi informasi yang lebih ringkas. Olehkarena itu, XBRL dapat digunakan untuk menyiapkan laporan keuangan dalam format yang bisa dioperasikan dalam berbagai aplikasi berarti mengurangi kebutuhan untuk menyiapkan kebutuhan untuk menyiapkan laporan keuangan dalam format yg berbeda.

Teknologi Informasi XBRL Sebagai Trend Akuntansi

Perkembangan Teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern. Bila dihubungkan dengan kelompok usaha kecil dan menegah tampaknya pemahaman terhadap akuntansi masih pada tataran pertama dan kedua yaitu sebagai alat hitung-menghitung sebagai sumber informasi untuk mengambil keputusan. Informasi akuntansi yang dihasilkan suatu laporan keuangan berguna dalam rangka menyusun berbagai proyeksi, misalnya proyeksi kebutuhan uang kas di masa yang akan datang.

 XBRL tentu saja penting dalam perkembangan TI, XBRL juga berharga karena profesi akuntansi memulai perkembangan XBRL. Proses perkembangan XBRL memberikan gambaran bagus tentang bagaimana para akuntan dapat secara aktif terlibat dalam perkembangan TI yang sedang berjalan. Keberadaan XBRL yang dapat digunakan untuk menyiapkan laporan keuangan dalam format yang bisa dioperasikan dalam berbagai aplikasi berarti mengurangi kebutuhan untuk menyiapkan kebutuhan untuk menyiapkan laporan keuangan dalam format yg berbeda. Oleh karenanya akan terjadi penghematan waktu, biaya dan kesalahan data tertentu pada berbagai dokumen. Meskipun  masih banyak pro kontra dikalangan profesi akuntan di AS, namun demikian beberapa perusahaan besar seperti Microsoft, Deutsche Bank, perusahaan The Australia Prudential Regulatory Authority (APRA), dan perusahaan besar lain telah mengadopsi penggunaan XBRL untuk penyusunan pelaporan keuangan perusahaan mereka.

 Sebagian akuntan yang pesimis dengan adopsi teknologi menyatakan bahwa sudah selayaknya akuntan kembali pada panggilan awalnya (back to basic) dengan mengingat pelajaran  yang didapat dari kasus bangkrutnya perusahaan besar Enron. Dokumen elektronik dan real time accounting system ini menyebabkan perubahan peran akuntan publik pada pekerjaan yang terkait dengan proses pelaporan laporan keuangan, termasuk didalamnya adalah pemrakiraan resiko audit dan expasure yang mungkin timbul. Untuk dapat melakukan penugasan dalam lingkungan sistem informasi akuntansi yang sudah online real time, akuntan publik harus dapat terus mengembangkan teknologi audit untuk kepentingan continuous audit techniques.

Contoh Penerapan XBRL di Nike,Inc.

Nike. Inc. Merupakan salah satu perusahaan sepatu, pakaian dan alat alat olahraga Amerika Serikat. Nike didirikan pada tahun 1964. Pada tahun 1979, Nike telah menguasai setengah pasar di AS. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang terdaftar menggunakan XBRL.  Dibawah ini merupakan filling table XBRL pada perusahaan Nike :

Dibawah ini merupakan contoh  hasil dari penggunaan XBRL pada laporan  document and entity information di perusahaan Nike:


-LL


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close