Investasi merupakan hal yang sangat baik untuk di lakukan, terutama jika anda mempunyai jumlah uang yang lebih dan anda tidak punya rencana untuk melakukan bisnis atau menambah modal usaha ada baiknya uang yang menganggur di tabungan atau di rumah dimasukkan dalam sebuah instrument perbankan yang hasilnya lebih menguntungkan.

Terdapat dua insrument yang menguntungkan di lembaga keuangan baik bank maupun non bank yaitu deposito dan reksadana. Berikut penjelasannya :

 

Deposito

Reksadana

Memiliki jangka waktu penyimpanan antara 1-12 bulan atau bisa juga 1 bulanan yang di roll over terus setiap bulannya tanpa konfirmasi. Merupakan sebuah investasi uang yang dititipkan pada saham atau obligasi, atau bisa saja campuran keduanya.
Bunga deposito biasanya masuk ke tabungan tiap tiap bulannya, tapi bisa juga bunganya masuk ke deposito itu sendiri yang menjadikan depositonya makin bertambah tiap bulan. Mempunya fee masuk dan fee keluar sehingga jika anda menyimpan dalam jangka pendek akan rugi.
Deposito mempunyai bunga yang tetap , yang dapat berubah tapi setelah bulan nya habis atau tidak berubah sebelum jangka waktunya habis. Memiliki bunga yang lebih tinggi dari deposito tapi memiliki resiko menjadi lebih kecil atau bisa juga modal anda menjadi hilang, bila kondisi kondisi tidak wajar yang terjadi (misalnya resesi ekonomi, perang, dll).
  Dalam kondisi ekonomi yang normal reksadana memiliki imbal balik hasil atau bunga yang lebih tinggi dari deposito.