People Innovation Excellence

Seminar Pengadilan Pajak

“Jika semula wajib pajak (WP) adalah subjek hukum yang paling “takut” atau “ditakut-takuti” dengan ancaman pidana sebagaimana diatur pada pasal 38 dan 39 UU no.28 tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (selanjutnya disebut UU KUP), tapi kini  tampaknya giliran fiskus atau pegawai pajak yang ketar-ketir terkena pidana dalam melaksanakan tugas karena khawatir adanya upaya kriminalisasi terhadap suatu keputusan pajak. Boleh jadi, hal itu pula yang melatarbelakangi diangkatnya Seminar Nasional  dengan Tema “Menuju Keadilan Dalam Penerapan Undang-Undang Pidana dan Undang-Undang Pajak” dengan subtema ini : “Membangun Ketahanan Hukum dan Mengantisipasi Upaya Kriminalisasi Pelaksanaan pasal 25 dan pasal 36  A UU KUP”.

Maklumlah, apabila petugas pajak kini merasa “resah” dengan terjadinya kriminalisasi dalam mengimplementasikan pasal 25 dan pasal 36 A UU KUP. Hal ini tentunya berkaca dari adanya putusan pengadilan negeri Jakarta selatan tehadap kasus sengketa pajak PT. Surya Alam Tunggal (PT. SAT), dimana petugas penelaahan keberatan dan banding Ditjen Pajak dari Penelaahan, kasie dan direktur telah diproses secara hukum dan saat ini Maruli Pandapotan Manurung telah dijatuhi hukuman penjara 2 tahun 6 bulan dan denda 50 juta karena hakim menilai ia tidak cermat dan tidak teliti dalam menangani keberatan pajak PT. SAT sehingga dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Seminar yang diselenggarakan pada hari Selasa, 10 Mei 2011, pukul 08.30 sd 13.00 bertempat di Puri Ratna, Grand Sahid Jaya Lantai 2  Jl. Jendral Sudirman Kav. 86Jakarta. Darussalam, SE,Ak,M.Si, LL.M sebagai moderator dengan pembicara :

  1. Bambang Soesatyo , wakil Ketua Umum KadinIndonesia
  2. Drs. Arief Sulistaynto, M.Si ,  Direktur Tindak Pidana Ekonomi  Khusus  Bareskrim Polri
  3. Dr. Darmono,SH,MM,  wakil JaksaAgungRI
  4. Prof.Dr.J.E. Sahetapy, SH,MA, Pakar Hukum Pidana
  5. Dr. Juniver Girsang, SH, MH, Praktisi Hukum

Parapeserta yang hadir terdiri dari para pengusaha, konsultan pajak, pengacara, fiskus  dan akademisi . Perwakilan dari Binus yang hadir  adalah Maya Safira Dewi, SE.,Ak.M.Si ketua Tax Centre Universitas Bina Nusantara.

“Esensi dari Seminar ini adalah  dapatkah suatu  ketetapan atau keputusan pajak dapat dipidanakan walaupun ia tidak melanggar “ ujar  Fuad Rahmany Direktur jendaral Pajak yang baru sebagai kata pembuka Seminar.


Published at : Updated
Leave Your Footprint
  1. Its fantastic as your other blog posts : D, appreciate it for posting . “I catnap now and then, but I think while I nap, so it’s not a waste of time.” by Martha Stewart.

    • thanks marta

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close